Wawali Buka Lomba Baca Puisi Berbahasa Inggris

Kota Bima, Kahaba.- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-84 tahun 2012, pihak SDN 02 Kota Bima berinisiatif menyelenggarakan English Poetry Reading Contest atau Lomba Membaca Puisi Berbahasa Inggris untuk tingkat SD/MI se-Kota dan Kabupaten Bima. Lomba dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, pada hari Senin (29/10/2012), bertempat di SDN 02 Kota Bima.

Ilustrasi. foto: solopos.com

Ketua panitia, Lutfi, BSC, menjelaskan, selain untuk memperingati HSP ke-84, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat siswa didik untuk meneladani kepahlawanan pemuda pada Kongres Pemuda I dan Kongres Pemuda II pada tahun 1928. Juga untuk mengembangkan bakat dan kemampuan siswa dalam bahasa Inggris.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 225 orang, terdiri atas para pelajar SD atau setingkat di wilayah Kota dan Kabupaten Bima. Pelaksanaan lomba dimulai pada tanggal 29 Oktober yang ditandai dengan pembukaan secara resmi oleh Wawali, dan direncanakan berakhir pada tanggal 2 November 2012. Lomba akan dilaksanakan setiap pukul 14.00 WITA, agar tidak mengganggu aktivitas belajar- mengajar di sekolah.

Ada 6 judul puisi yang akan dibacakan oleh para peserta lomba. Ke-enam puisi tersebut dibagi dalam dua klasifikasi, yaitu: (1) klasifikasi A, untuk siswa kelas IV – VI, dan (2) klasifikasi B, untuk siswa kelas I – III.

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada panitia lomba. “Ini merupakan sebuah kegiatan yang patut diapresiasi, karena manfaatnya adalah berupa peningkatan kapasitas anak-anak yang merupakan investasi pembangunan masa depan. Dan menariknya lagi, yang dilombakan adalah membaca puisi berbahasa Inggris,” ujar Wawali.

Dilanjutkannya, kita semua semakin menyadari pentingnya penguasaan bahasa Inggris. Sudah banyak contoh, betapa kemampuan berbahasa Inggris dapat membuka peluang yang lebih banyak dalam menggapai masa depan yang lebih cerah. Beberapa daerah, terutama Bali, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu pendukung utama dalam pengembangan pariwisata daerah.

“Hal ini juga yang menjadi tujuan kita. Seperti kita ketahui bersama, daerah Bima kini memiliki kedudukan yang semakin penting dalam promosi pariwisata NTB. Event budaya kita, yaitu upacara adat Hanta U’a Pua, bahkan terkenal di mancanegara. Demikian pula berbagai hasil kerajinan daerah kita, semakin sering mengikuti pameran di luar negeri. Untuk itu, kita tentu membutuhkan generasi yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris, agar dapat berkomunikasi dengan baik pada kancah internasional. Kita harapkan melalui lomba- lomba semacam ini, kita dapat mencetak generasi muda dengan kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni,” harapnya. Namun diingatkannya juga, akan lebih baik lagi jika kemampuan berbahasa Inggris diimbangi dengan kemampuan berbahasa Arab.

Menutup sambutannya, Wawali berpesan kepada seluruh peserta lomba untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang untuk melatih keberanian, menambah pengetahuan, serta menambah teman. “Kemenangan memang penting, tapi itu bukanlah yang paling utama. Yang penting kalian bersenang- senang dan mendapat teman baru sebanyak- banyaknya. Jika nanti kalian belum mampu menjadi yang terbaik, jangan berkecil hati. Jadikanlah itu sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kemampuan,” ucapnya. [BQ**]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *