Panitia TGB Cup Tidak Profesional, Atribut Kompetisi Dibakar

Kota Bima, Kahaba.- Kompetisi sepak bola mini Tuan Guru Bajang (TGB) Cup yang digelar di lapangan eks kantor Pemda Bima menuai masalah. Lantaran diduga panitia tidak profesional dan terindikasi menipu, Minggu (31/3/2013) pagi sejumlah pemain dan suporter asal tim kelurahan Penaraga dan Mande melampiaskan kekecewaannya dengan membakar seluruh perlengkapan dan atribut kompetisi itu.

Atribut dan pelengkapan TGB Cup dirusak tim dan suporter. Foto: Bin

Atribut dan pelengkapan TGB Cup dirusak tim dan suporter. Foto: Bin

Berdasarkan informasi yang diterima Kahaba, massa merasa kecewa karena tanpa alasan yang jelas panitia tidak hadir untuk melanjutkan pertandingan yang dijadwalkan. Panitia kompetisi yang terdiri dari warga Panggi itu dituding tidak profesional dalam menyelenggarakan kegiatan oleh raga tersebut.

Untuk melampiaskan kekecewaannya, sejumlah suporter dan pemain dari tim Mande dan Penaraga yang gagal bertanding hari itu (Minggu, red) kemudian membakar sejumlah atribut lapangan. Sejumlah spanduk, kain pembatas lapangan mereka bakar, dan bahkan gawang yang digunakan untuk bertanding tak luput jadi sasaran pembongkaran. Usai melakukan hal itu, kedua tim itu beramai-ramai mendatangi kediaman panitia di Kelurahan Panggi.

Setelah mereka mendatangi panitia di Kelurahan Panggi, panitia tidak berada di tempat. ”Panitia itu sangat tidak bertanggung jawab menangani persoaalan ini, mereka kayaknya sudah menipu kami,” ujar Ahmadin (30), salah seorang warga Kelurahan Mande yang kecewa terhadap sikap panitia.

Karena itu ditegaskannya, dirinya bersama tim lain akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. ”Kalau panitia tidak mau tanggung jawab, Sesegera mungkin kami akan laporkan hali ini ke polisi,” ancamnya. [AM*/BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *