Diduga Kumpul Kebo, Oknum Polisi Digerebek Warga

Kota Bima, Kahaba.- Warga RT 14 RW 05 Lingkungan Gindi Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota, Kota Bima, Jum’at (5/4) pukul 01.00 pagi geger adanya aksi puluhan warga yang menggerebek kediaman AG (25) oknum anggota Polres Bima yang diduga melakukan mesum dengan pasangannya.

Ilustrasi

Ilustrasi

Salah weorang perwakilan RT setempat, AN (34) membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia juga memastikan orang yang diamankan oleh warga itu merupakan oknum anggota polisi yang bersama pasangannya NR (22) warga Kabupaten Dompu. Menurut AN, penggerebekan tersebut dilakukan warga lantaran geram dengan kelakuan oknum polisi tersebut yang kerap kali berbuat mesum dengan pasangannya di kediamannya.

Sebelum penggerebekan itu dilakukan, AN mengaku warga pernah memberikan teguran langsung kepada AG untuk menghentikan perbuatan amoralnya tersebut. Warga pun sempat membiarkan aktivitas penghuni rumah itu untuk memberi waktu, apalagi setelah mengetahui profesi AG yang merupakan seorang oknum Polres Bima. Karena teguran itu tak kunjung diindahkan, warga yang merasa kesal kemudian pada Jum’at (5/4) dini hari melakukan penggerebekan. “Dari pada terus meresahkan warga, ya kita gerebek saja,” tukasnya.

Saat digerebek warga, pelaku dan pasangan tidak menghiraukan warga yang hendak masuk ke dalam rumahnya. Sampai setengah jam kemudian, setelah sejumlah anggota Polsek Asakota hadir, baru kemudian oknum polisi tersebut mau keluar dari rumahnya. Dan benar saja, setelah yang bersangkutan keluar ternyata wanita yang dicurigai warga sebagai pasangan kumpul kebo nya itu juga mengikutinya.

Lanjuut AN, harusnya polisi menjadi teladan dan pengayom masyarakat. Perilaku AG dikatakannya telah menunjukkan sikap yang tidak patut menjadi contoh bagi masyarakat. Karenanya, ia meminta Kapolres Bima agar menyikapinya dan dapat membimbing anggotanya mengenai moralitas, norma bersosial dan bermasyarakat. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *