oleh

Pemuda Muhammadiyah Kota Bima Gelar Musda Ketiga

-Kabar Bima-13 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Muhammadiyah menggelar Musyawarah daerah ketiga masa jabatan 2016-2020, di Gedung Serba Guna Muhammadiyah, Sabtu (7/5).

Ketua Umum Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Bima Eka Iskandar Zulkarnain saat memberikan sambutan. Foto: Eric
Ketua Umum Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Bima Eka Iskandar Zulkarnain saat memberikan sambutan. Foto: Eric

Tampak hadir dalam Musda tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Bima Eka Iskandar Zulkarnain, perwakilan Pemuda Muhammadiyah NTB Budi Wiryono, serta sejumlah tokoh penting Muhammadiyah lainnya.

Eka Iskandar Zulkarnain mengatakan, organisasi Pemuda Muhammadiyah merupakan organisasi yang tidak diragukan lagi keberadaannya, baik di daerah maupun di tingkat pusat.

“Semoga organisasi akan terus maju dan berkembang, begitu juga dengan Pemuda Muhammadiyah di Kota Bima” ujarnya Sabtu (7/5).

Dalam Musda yang dilaksanakan tersebut akan memilih Ketua dan Sekretaris terpilih periode 2016- 2020. Tentunya melalui pemilihan yang demokratis, dewasa, bermartabat dan rasa kekeluargaan.

Siapapun yang terpilih nanti, agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan penuh tanggung jawab. Sedangkan yang belum terpilih, tidak usah berkecil hati dan kecewa. Karena semua adalah keluarga yang mempunyai tujuan yang sama, yaitu memajukan dan mengembangkan organisasi.

Pengurus yang terpilih diharapkan bisa membangun komunikasi dan konektivitas serta jejaring sosial dengan pengurus wilayah dan organisasi lainnya. Kemudian bisa menjaga dan menjalankan amanah organisasi keagamaan, dari milah yang dibawa Nabi Muhammad SAW yang dijadikan rujukan perserikatan muhammadiyah.

“Setelah terpilihnya Ketua Baru, secepatnya berkonsolidasi dengan seluruh anggota. Untuk melakukan kegiatan pembentukan kader baru, sehingga kita dapat menjadi kekuatan yang mampu membawa perubahan di tengah masyarakat,” katanya.

Eka berpesan, bahwa Pemuda Muhammadiyah adalah organisasi otonom yang merupakan gerakan dakwah Islam Amar Ma’ruf Nahi Mungkar di kalangan pemuda, beraqidah Islam, dan bersumber pada al-Quran dan Sunnah Rasul.

Organisasi ini pula didirikan dengan maksud dan tujuan untuk menghimpun, membina, dan menggerakkan potensi Pemuda Islam serta meningkatkan perannya sebagai  kader untuk mencapai tujuan Muhammadiyah.

*Eric

Komentar

Kabar Terbaru