Klarifikasi Bibit Rp26 Miliar Mandek, Komisi II Sibuk

Kabupaten Bima, Kahaba.- Proses klarifikasi dugaan penyimpangan pengadaan bibit kedelai di Komisi II DPRD Kabupaten Bima kini mandek. Belum ada titik terang terhadap proyek bernilai fantastis Rp26 Miliar itu. Dinas Pertanian sebagai SKPD tehnis hingga saat ini belum juga dimintai penjelasan lantaran Komisi II mengaku sedang sibuk dan banyak agenda.

Anggota DPRD Kabupaten Bima, Suryadin. Foto: Ady

Anggota DPRD Kabupaten Bima, Suryadin. Foto: Ady

“Beberapa waktu lalu sebenarnya dinas sudah kita panggil. Tapi karena ada insiden di kantor akhirnya klarifikasi tertunda,” jelas Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bima, Suryadin, Senin (20/6) siang.

Duta Partai Golkar ini mengaku, belum bisa menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap SKPD yang dipimpin M Tayeb tersebut karena alasan DPRD sedang banyak agenda. Sehingga pihaknya belum mendapatkan gambaran secara detail terkait adanya indikasi penyimpangan terhadap proyek tersebut.

“Kita harus tahu dulu bagaimana mekanisme pengadaan bibit tersebut. Berapa kelompok yang mendapatkan dan jumlah bibitnya berapa. Semua data itu ada di Dinas Pertanian,” kata Suryadin ditemui di kantor setempat.

Meski begitu ditegaskannya, kasus tersebut tetap akan menjadi atensi Komisi II. Proses klarifikasi tetap akan berlanjut karena sebelumnya telah diawali dengan pemanggilan terhadap BPSB dan para Penangkar yang ditunjuk Dinas Pertanian.

*Ady

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *