Telkom Bima Tinjau Persiapan Jaringan Jelang UNBK

Kota Bima, Kahaba.- Guna memastikan internet tidak mengalami gangguan jelang pelaksanaan UNBK, Kantor Daerah Telkom (Kandatel) Bima memantau kesiapan jaringan di seluruh sekolah di Kota Bima.

Jajaran Telkom Bima dan Kepala SMAN 1 Kota Bima usai meninjau jaringan internet. Foto: Eric

“Ada 27 sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat yang menggelar UNBK di Kota Bima. Kami turun untuk memantau sekaligus mengecek kesiapan jaringan internet bisa stabil dan lancar selama pelaksanaan ujian,” ujar Kepala Kandatel Bima Firman, saat turun memantau di SMAN 1 Kota Bima, Jumat (6/4).

Firman menuturkan, sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan UNBK yang saat ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Indoensia. Terlebih dahulu Kemendikbud bersama PT Telkom Indonesia telah menjalin komitmen bersama, mendukung serta mensukseskan pelaksanaan UNBK hingga tuntas.

“Dengan dukungan fasilitas dan kesiapan jaringan internet yang bagus, maka kami meyakini pelaksanaan UNBK dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.

Saat memantau jaringan, pihaknya juga turut menyertakan tenaga teknis untuk memastikan kesiapan jaringan internet. Sehingga diharapkan saat pelaksanaan ujian pekan depan, tidak terjadi kendala yang dapat menyebabkan terhambatnya pelaksanaan ujian.

Untuk mengantisipasi adanya gangguan jaringan saat pelaksanaan UNBK, pihaknya  juga telah menyiapkan layanan informasi Call Center di nomor 082342231189 untuk dihubungi. Sehingga bisa langsung dihubungi, dan tim tekhnis bisa langsung turun memperbaiki jaringan.

“Ada 22 tim teknis kami yang siap diterjunkan untuk membantu pihak sekolah dalam memperbaiki jaringan, bila terjadi kendala saat pelaksanaan ujian digelar,” bebernya.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Kota Bima Sanusin mengucapkan rasa terimakasih dan mengapresiasi atas kehadiran Telkom Bima beserta jajaran, turun langsung memantau kesiapan jaringan jelang ujian pekan depan.

“Terimakasih pada PT Telkom yang turut memantau kesiapan jaringan, apalagi di sekolah kami terdapat 108 komputer dan Laptop yang menjadi alat kelengkapan ujian. Sehingga harus benar-benar di cek kesiapannya, agar tidak terjadi kendala saat ujian berlangsung,” tambahnya.

*Kahaba-04   

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *