Warga Minta Kantor Polsek Madapangga Dibangun Sekitar Jalan Negara

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Kecamatan Madapangga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bima dan jajaran Polres untuk membangun kantor Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan Madapangga di sekitar jalan negara. Itu dimaksud, untuk menunjang kinerja jajaran Polsek setempat, baik sisi pelayanan dasar maupun dalam hal pengamanan wilayah.

Kantor Polsek Madapangga. Foto: Yadien

“Harapannya agar segala bentuk pelayanan bisa dilakukan secara maksimal,” ujar Umar Mubarak, salah seorang warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga, Jumat (4/5).

Kata dia, keberadaan kantor Polsek sekarang dinilai tidak menunjang kelancaran tugas kepolisian karena lahannya tidak luas. Mestinya, kantor Polsek harus memiliki rumah dinas untuk Kapolsek, anggota, dan tempat ibadah.

“Semua itu harus ada karena bagian dari fasilitas penunjang,” terang Umar.

Menurut dia, rumah dinas perlu dibangun dalam lingkup Polsek agar Kapolsek dan anggota bisa selalu untuk segala sesuatu bisa ditangani dengan secepatnya. Selain itu, jika kantor Polsek dibangun di sekitar jalan negara, sisi positifnya akan menekan tindak kriminalitas jalan lintas Sumbawa – Bima.

“Di sekitar jalan menuju permandian Madapangga itu sering terjadi tindak kriminalitas juga,” tuturnya.

Kepala Desa Bolo Kecamatan Madapangga Abubakar BA mengapresiasi dan akan mendukung keinginan warga tersebut. Menurutnya, pembangunan kantor Polsek di sekitar jalan negara akan sangat bagus dan efektif.

“Kami akan juga sampaikan ini pada pemerintah daerah,” katanya.

Abubakar membeberkan, rencana pemindahan kantor Polsek sempat menjadi pembahasan seluruh lintas sektor yang ada di Madapangga. Dan kini sedang mencari lokasi yang tepat untuk ditukar guling dengan tanah milik pemerintah daerah.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *