Komunitas Desa Membangun Ambalawi Latih KPMD dan KTD

Kabupaten Bima, Kahaba.- Perangkat desa yang tergabung dalam Komunitas Desa Membangun Ambalawi (DMA) menggelar pelatihan, Sabtu (12/1) di Aula Kantor Desa Kole. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kader Pemberdayan masyarakat Desa (KPMD) dan Kader Teknik Desa (KTD).

Pelatihan bagi KPMD dan KTD yang digelas Komunitas Desa Membangun Ambalawi. Foto: Ist

Terlaksananya pelatihan ini merupakan kerjasama antar desa yang ditetapkan melalui keputusan bersama kepala desa. Hadir dalam kegiatan ini Kabid Pemerintah Desa DPMDes Kabupaten Bima Pak El Faisal, Camat Ambalawi, Tenaga Ahli P3MD dan Pendamping Desa Kecamatan Ambalawi.

“Pelatihan diikuti oleh 12 orang peserta yang terdiri dari KPMD dan KTD masing-masing desa. Rencananya akan dilaksanakan hingga 3 hari ke depan,” jelas Ketua Panitia pelaksana Arif Rahman.

Dukungan anggaran pelatihan kata Arif, berasal dari APBDes Tahun Anggaran 2018 masing-masing desa di Ambalawi.

Camat Ambalawi Ishaka Hasan dalam sambutannya berharap para peserta dapat mengikuti acara pelatihan dengan baik sehingga dapat memahami tentang apa saja tugas pokok dan fungsinya.

“KPMD dan KTD adalah kader-kader yang memahami secara langsung berbagai persoalan yang ada di desa dan harus terlibat langsung dalam berbagai kegiatan desa mulai dari perencanaan hingga pelaporan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pemerintah Desa DPMDes Kabupaten Bima El Faisal memaparkan, berdasarkan Permendes bahwa KPMD merupakan bagian dari pendamping profesional yang punya peran sangat vital dalam mengembangkan dan memajukan desa.

“Untuk itu saya berharap para KPMD dan KTD harus benar-benar memahami alur dan proses perencanaan desa, pelaksanaan kegiatan hingga pelaporannya sehingga keberadaan kader tersebut memberikan kontribusi positif untuk desa dan masyarakat,” harapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *