Polres Atensi Khusus Kasus Pemukulan Wartawan Jurnal NTB

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kapolres Bima Kota AKBP Bagus Satrio Wibowo, SIK menegaskan untuk mengantensi khusus dan maksimal kasus pemukulan yang dialami oleh Wartawan Jurnal NTB Ibrahim. (Baca. Wartawan Jurnal NTB Dipukul Oknum ASN)

Kapolres Bima saat menerima kedatangan pekerja media. Foto: Bin

Saat menerima kedatangan puluhan para kuli tinta di aula kantor Polres Bima Kota, Bagus mengaku sudah menerima laporan kasus pemukulan tersebut. Kasusnya masih diteliti. Jika saja dilihat gerakan polisi memprosesnya lambat, pihaknya menyampaikan permohonan maaf.

“Mohon maaf jika dipandang terlambat, tapi kami tetap bekerja. Karena banyak masalah lain yang harus diselesaikan,” ujarnya, Sabtu (2/2).

Tapi sambung Bagus, kasus dialami Ibrahim tersebut dipastikan untuk ditindaklanjuti. Beberapa nama saksi juga sudah diajukan suratnya untuk segera dimintai keterangan.

“Kita akan lihat fakta-fakta yang ada nanti saat pemeriksaan saksi,” tuturnya.

Pada prinsipnya kata Bagus, polisi akan mengantensi khusus terkait kasus pemukulan itu. Karena korban juga tetap ingin memproses peristiwa yang dialami secara hukum, maka pihaknya akan memprosesnya sesuai aturan.

“Yang terpenting korban sudah melapor, ada 2 alat bukti, kita proses,” tegasnya.

Sebelumnya, wartawan Bima Aris mengharapkan ada perhatian serius dari kepolisian terhadap masalah dimaksud. Sebab, kasus intimidasi dan menghalang-halangi tugas wartawan sering terjadi.

“Apalagi ini tindak pidana murni, Ibrahim dipukul saat menjalankan tugas jurnalistik. Untuk itu kami berharap polisi bisa segera memproses dan menghukum pelaku sesuai perbuatannya,” harap Aris.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *