Rangga Babuju Pastikan Raih Suara Pemilih Milenial Dapil 6 NTB

Kota Bima, Kahaba.- Perhelatan Demokrasi Pilpres dan Pilcaleg tahun 2019 cukup dinamis. Para politisi muda dengan kompetensi yang tak diragukan muncul satu persatu sebagai tokoh politisi muda di Bima dan Dompu. Baik itu Dapil Kota Bima dan Kabupaten maupun Dapil 6 Provinsi NTB wilayah pemilihan Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Rangga Babuju saat di lokasi TPS. Foto: Ist

Mencermati hal tersebut, Julhaidin atau yang biasa disapa dengan Rangga Babuju, kepada media ini dilokasi TPS 3 Kelurahan Santi Kota Bima menyatakan bahwa gerakan masif yang dilakukan oleh para relawan, simpatisan dan keluarga cukup gesit beberapa pekan terakhir.

“Alhamdulillah, gerakan para relawan, simpatisan dan keluarga, cukup masif di wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu. Sehingga target minimal suara tercapai. Dan dominan diraih dari suara para generasi milenial,” katanya yakin, Rabu (17/4).

Rangga Babuju yang ikut pencalegan melalui PKS nomor urut 7 Dapil 6 Provinsi NTB ini meyakini bahwa dengan suara tersebut bisa mendapatkan 1 kursi di DPRD Provinsi NTB periode kali ini.

“Dari data base yang ada di Bank Data ‘Rumah Pemenangan RB’ tercatat 264 relawan yang bergerak dari Lambu hingga Tambora, 447 simpatisan Media Sosial dan Media Online dan ada 331 tim keluarga yang menyebar rata disemua wilayah” ungkapnya.

Ditanya terkait kegiatan Quick Count yang biasa dilakukan oleh Komunitas Babuju selama ini, apakah akan dilakukan juga pada pilpres dan Pilcaleg tahun ini? Rangga menyatakan bahwa hal tersebut diserahkan sepenuhnya pada mekanisme partai.

“Kami Optimis bahwa PKS baik Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu cukup solid dan ketat mengawal setiap suara yang masuk. Dengan demikian, saya yakin PKS diseluruh Wilayah Dapil 6 memang bergerak secara terkoordinir dan polanya memang tersistematis. Sehingga saya secara pribadi menyerahkan sepenuhnya kepada partai urusan berapa suara yang masuk” tturnya menutup pembicaraan singkat selepas memilih.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *