Siswa MAN 2 Kota Bima Ini Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

Kota Bima, Kahaba.- Pelajar perwakilan Paskibraka Kota Bima Muhammad Adzan lolos seleksi menjadi Tim Paskibraka Nasional. Buah hati Muhammad Daud dan Vivi Yuliana kelahiran Kupang 13 April 2003 ini berstatus siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima.

Muhammad Adzan lolos seleksi Paskibraka Nasional. Foto: Ist

“Muhammad Adzan terpilih menjadi salah satu perwakilan Provinsi NTB sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada 17 Agustus 2019 mendatang di Istana Negara Jakarta,” ujar Plt Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, H A Malik, Senin (6/5).

Diakuinya, Kota Bima mengirimkan 5 orang perwakilan yang terpilih oleh tim seleksi provinsi yang melaksanakan tes pada tanggal 9 April lalu. Mereka masing-masing M Adzan dari MAN 2 Kota Bima, Iqbal Firmansyah dari SMAN 1 Kota Bima, Wisman dari SMAN 2 Kota Bima, Hidratul Iftar dari SMAN 2 Kota Bima dan Safira Maharani dari SMAN 2 Kota Bima.

“Kelima peserta seleksi ini telah mengikuti seleksi pada tanggal 03 Mei hingga 5 Mei 2019 di Mataram,” katanya.

Dari kelima sambungnya, M Adzam terpilih lolos seleksi dan menjadi duta perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk menjadi anggota tim paskibraka Nasional. Sementara keempat peserta lainnya lolos seleksi menjadi anggota Paskibraka Provinsi NTB.

Muhamad Adzan nantinya akan berangkat menuju Jakarta pada pertengahan Juli 2019 mendatang dan selanjutnya akan mengikuti pelatihan untuk mempersiapkan formasi melakukan pengibaran bendera merah putih di Istana.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bima H Mukhtar berharap pelajar yang mewakili Kota Bima agar mendapatkan prestasi pada saat ikut latihan Paskibraka di istana dan menjadi barisan inti untuk menaikkan dan mengambil bendera.

“Mudah-mudahan mereka bisa mengikuti dengan baik, bisa ikut dengan penuh disiplin,” harapnya.

Sekda mengaku suatu kebanggaan bagi bagi masyarakat Kota Bima dengan ada orang putra asal Kota Bima bisa bergabung dengan Tim Paskibraka Naaional. Ini yang sangat dinanti bersama setelah terakhir pada 2014 Kota Bima berhasil mengirim perwakilannya di tingkat nasional.

“Semoga Muhammad Adzan dapat menjadi barisan inti yang bertugas menaikkan dan menurunkan bendera pusaka di Istana Merdeka 17 Agustus 2019 nanti,” harapnya lagi.

*Kahaba-01

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *