Kerap Jadi Tempat Maksiat, Gamis Desak Polisi Razia di Paruga Na’e Bolo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Paruga Na’e Bolo kerap dijadikan sebagai tempat maksiat. Resah dengan kondisi tersebut, Gerakan Masyarakat Anti Maksiat (Gamis) mendesak Kepolisian Sektor (Polsek) agar melakukan razia di Paruga Na’e Desa Kananga tersebut.

Gamis saat melakukan pertemuan dan diskusi membahas maraknya maksiat di Paruga Nae Bolo. Foto Ist.

Ketua Gamis Imanudin mengatakan, di areal Paruga Na’e kerap dijadikan sebagai tempat bermaksiat. Selain sebagai tempat transaksi Narkoba dan perselingkuhan, di lokasi tersebut juga sering dijadikan perjudian berkedok main volly.

“Ini akan meruntuhkan nilai dan moral umat di Kecamatan Bolo,” ujarnya, Senin (17/6).

Kata dia, menyusul hal tersebut, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan para ulama, tokoh pendidik, pemuda dan aktivis dakwah pada Sabtu (15/6) kemarin. Dari pertemuan tersebut, disepakati bahwa pihaknya akan mengadakan audiensi dengan Pemerintah Desa Kananga, Pemerintah Kecamatan Bolo dan jajaran Polsek Bolo.

“Kami akan mendesak Pemerintah Kecamatan Bolo dan Pemdes Kananga untuk segera memasang lampu jalan di belakang Paruga Na’e,” katanya.

Selain itu kata Imanudin, pihaknya juga akan meminta pihak kepolisian agar segera menghentikan perjudian yang berkedok main volly setiap sore.

“Kami berharap pemerintah dan institusi kepolisian bisa mengakomodir tuntutan kami,” harapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *