oleh

Setahun Memimpin, Lutfi-Feri Gelar Dzikir dan Do’a Bersama Masyarakat

-Kabar Bima-8 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Tidak terasa, setahun sudah Walikota dan Wakil Walikota Bima Lutfi-Feri memimpin Pemerintah Kota Bima. Untuk mengenangnya, digelar acara Dzikir dan Doa Bersama di kediaman Walikota Bima di Kelurahan Rabadompu Barat Kota Bima, Minggu (29/9). Acara tersebut diikuti ribuan masyarakat Kota Bima.

Walikota dan Wakil Walikota Bima Lutfi-Feri. Foto: Dok Hum

Juga terlihat hadir Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah SIK, Sekretaris Daerah Kota Bima H Mukhtar Landa, Ketua MUI Kota Bima, Kepala Perangkat Daerah beserta Camat dan lurah se-Kota Bima.

Acara diawali dengan pembacaan kalam illahi yang dilantunkan oleh Fatimah Qariah terbaik I golongan Remaja MTQ Tingkat Kota Bima 2019. Acara kemudian dilanjutkan dengan Tausyiah oleh Ustadz Abdul Hakim Bin Seff dengan tema “Membangun mental dan spritual serta nuansa religi dalam Memimpin” dan dilanjutkan dengan Pemutaran Video Kilas Balik 1 Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Bima.

Acara ini juga ditujukan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat. Ustadz berharap ke depannya Walikota dan Wakil Walikota Bima diberikan oleh Allah SWT kekuatan lahir dan bathin untuk memimpin Kota Bima ke arah yang lebih baik lagi.

Walikota Bima H Muhammad Lutfi menyampaikan, tepat 26 September 2018 lalu, dirinya dan Feri Sofiyan telah satu tahun menjalankan roda pemerintahan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bima 2018-2023. Setahun menjabat, harus diakui sudah banyak visi dan misi direalisasikan meski di sisi lain masih banyak pula yang harus dituntaskan selama empat tahun ke depan.

Lutfi di hadapan ribuan warga yang hadir mengakui belum mampu untuk memenuhi keinginan dan kepuasan dari berbagai pihak, namun selaku Walikota dan Wakil Walikota akan selalu berusaha secara maksimal untuk mewujudkan semua itu.

“Kami berharap dukungan masyarakat akan menjadi kekuatan moral bagi kami berdua untuk menuntaskan apapun yang menjadi visi dan misi kami,” demikian harapan Walikota Bima.

Menurut Lutfi, pembangunan tidak dapat dikatakan berhasil apabila tidak dibarengi dengan kesiapan mental masyarakatnya menerima perubahan sebagai efek dari pembangunan tersebut. Apalagi yang paling ampuh dalam menangkal dampak negatif dari pembangunan itu adalah ketaatan kepada Allah SWT yang disampaikan melalui ajaran agama.

Diajaknya seluruh masyarakat untuk bersatu padu dan menyatukan tekad membangun kota bima. Walikota optimis dengan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, maka seluruh program yang direncanakan dapat terlaksana.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru