Taufik Minta Pemerintah Segera Selesaikan Carut Marut Proyek Taman Kodo

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima Taufik H A Karim meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah lahan pembangunan Taman Kodo. Jika tidak, masalah itu tidak akan pernah selesai, dan pelaksanaan pembangunan Ruang Terbuka Publik itu akan tetap terganggu.

Anggota DPRD Kota Bima Taufik H A Karim. Foto: Bin

Menurut Taufik, pemerintah ini dinilai lamban menindaklanjuti masalah lahan tersebut. Mestinya harus ada keseriusan untuk segera menyelesaikannya. Bila perlu, memanggil semua pemilik lahan untuk membahas apa sebenarnya yang terjadi.

“Jangan cuek begini, harus segera dicarikan solusinya,” katanya, Sabtu (16/11).

Guna menyelesaikan lahan tersebut menurut pria yang juga Wakil Ketua Komisi II itu, Pemerintah Kota Bima juga harus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bima, sebab lahan tukar guling untuk pemilik lahan di Taman Kodo tersebut, masih menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bima.

Maka untuk bisa segera mengurai, perlu ada keseriusan dan ketegasan pemerintah. Jangan sampai masalah lahan ini menganggu proses pembangunan di lahan tersebut.

“Tidak boleh dibuat berlarut larut, harus diselesaikan segera. Kasihan pekerjaannya, juga kontraktornya, karena akan dikenakan denda keterlambatan,” tegasnya.

Menurut Taufik juga, penganggaran untuk pembangunan harus melihat dengan teliti masalah aset yang akan menjadi lokasi untuk proyek pembangunan. Dicari tahu, apakah aset itu milik pemerintah kota atau tidak.

“Ini sebagai catatan yang luar biasa untuk Walikota Bima. Kan terlihat bagaimana kualitas pekerjaan aparaturnya,” ungkap Duta PPP itu.

Maka tambahnya, Walikota Bima harus benar – benar mengevalusi kinerja aparaturnya. Agar program pembangunan di daerah bisa berjalan sesuai harapan dan visi-misi, karena menjalankannya juga dibutuhkan aparatur yang memiliki kualitas kecerdasan dan sejumlah kemampuan.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *