oleh

Uang Diduga Digelapkan Karyawan Bank Lopok Ganda, Nasabah Ngamuk

-Kabar Bima-90 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Sekitar 8 orang nasabah Bank Lopok Ganda mengamuk di depan kantor setempat, Rabu (5/2) sekitar pukul 09.00 Wita, disebabkan uang pembayaran angsuran tiap bulan tidak disampaikan ke kantor oleh petugas lapangan yang berinisial EG.

Nasabah Bank Lopok Ganda Bima saat mendatangi bank tersebut. Foto: Deno

Salah satu nasabah bernama Erna mengaku namanya sudah di black list oleh semua bank, karena masih ada tunggakan angsuran yang masih belum dibayarkan di Bank Lopok Ganda.

Padahal pinjaman di Bank tersebut sudah dibayarkan dan tidak pernah telat. Angsurannya masih ada dalam sistem bank, karena setiap angsuran bunga dibayarkan pada petugas lapangan tidak disampaikan ke kantor.

“Ternyata uang angsuran kami yang dibayarkan ke petugas lapangan yang berinisial EG tidak pernah disampaikan ke kantor,” ungkapnya.

Sementara itu nasabah lain, Aminah dan Rohani mengaku sudah selesai membayar angsuran selama 20 bulan, namun pada angsuran yang ke-17, ada petugas dari bank Lopok Ganda pusat yang datang menagih. Karena dalam daftar pembayaran, namanya baru membayar angsuran 12 kali.

Karena dirinya menggunakan sertifikat orang lain untuk jaminan pinjaman uang ke bank tersebut, maka dirinya harus melunasi uang angsuran itu karena didesak oleh pemilik sertifikat.

“Saya juga membayar melalui EG, namun angsuran saya ternyata tidak disampaikan ke kantornya,” terang keduanya.

Nasabah yang lain juga mengeluh masalah yang sama, uang angsuran yang dibayarkan melalui EG ternyata tidak sampai ke kantor, sehingga angsuran mereka masih ada di Bank Lopok Ganda.

Sementara Kepala Bank Lopok Ganda yang berusaha dimintai tanggapan tidak bisa ditemui, karena sedang sibuk menghubungi orang pusat.

“Pak kepala sedang menelpon orang dari pusat dan sedang membuat surat panggilan untuk EG,” ujar salah satu Satpam di bank setempat.

*Kahaba-05

Komentar

Kabar Terbaru