oleh

Insentif tidak Kunjung Cair, Ratusan Honorer K2 Kecewa

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Mempertanyakan kejelasan insentif yang tidak kunjung cair, ratusan pegawai Honorer Kategori Dua (K2) yang bekerja di lingkup pemerintah kecamatan dan kelurahan se-Kota Bima mendatangi Kantor Walikota Bima.

Puluhan Honorer K2 saat mendatangi Kantor Walikota Bima. Foto: Eric

Koordinator Forum Kategori Dua Kelurahan dan Kecamatan (FK2KK) Mulyadin menyampaikan, berdasarkan data jumlah tenaga honorer yang bekerja lingkup kelurahan dan kecamatan lebih dari 300 orang. Tapi yang baru dibayarkan insentif hanya 30 orang, itupun yang bekerja di lingkup pemerintah Kecamatan Rasanae Barat.

“Untuk tenaga honorer pada 4 kecamatan lain, sampai saat ini belum sepeserpun dibayarkan. Sedangkan kami sudah dibayarkan insentif selama 2 bulan, senilai Rp 1 juta,” ungkapnya, Senin (8/6).

Ia menuturkan, sebagai bentuk rasa solidaritas terhadap ratusan tenaga honorer yang insentif sampai saat ini belum dibayarkan. Ia bersama teman lainnya mendatangi Kantor Walikota Bima. Tapi saat mendatangi BPKAD, Bagian Humas dan Protokol, ruang kerja Walikota Bima belum mendapatkan jawaban jelas.

“Hanya saja setelah itu sempat bertemu dengan bapak Sekda, dan beliau hanya bisa memberi arahan kepada kami agar yang menjadi permintaan tenaga honorer akan ditindaklajuti dengan segera,” katanya.

Mendapat arahan dari Sekda, dia bersama rekan-rekan belum puas dan akan mendatangu OPD terkait. Jika permintaan pembayaran insentif tidak dilakukan, maka akan mengajak seluruh tenaga honorer.

“Apabila pekan ini pembayaran insentif belum pasti, kami akan mendatangi kediaman Walikota Bima dan menanyakan sikapnya sebagai kepala daerah,” bebernya.

Mulyadin menambahkan, ada 3 pertanyaan yang harus mereka sampaikan kepada kepala daerah. Pertama, mengapa terjadi keterlambatan pembayaran insentif tersebut, kemudian kenapa sampai saat ini BKPSDM belum mempublikasikan data K2 berdasarkan hasil evaluasi dan validasi sejak tahun lalu, dan terakhir teknis pembayaran insentif ini seperti apa prosedurnya.

“Bila tidak ada kejelasan, maka kami akan menggelar aksi secara besar-besaran,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru