Puluhan Hektar Tanaman Padi Rusak Karena Kemarau

Kabupaten Bima, Kahaba.- Akibat kekeringan musim kemarau tahun ini, puluhan hektar tanaman padi milik petani di Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima rusak dan terancam gagal panen.

Petani di Kecamatan Sanggar dengan kondisi tanaman yang rusak akibat kekeringan. Foto: Ist

Puluhan hektar tanaman padi yang rusak tersebut yakni tanaman padi milik petani yang berada di Desa Boro dan di Desa Kore.

Syahbudin petani asal Desa Boro mengatakan, selain tanaman padi yang rusak akibat kekeringan, serangan hama tikus juga menjadi penyebab terjadinya kerusakan.

“Kecil kemungkinan padi kita bisa dipanen,” keluhnya, Selasa (25/8).

La Ode Fadlin selaku Pengamat Hama Penyakit (PHP) Kecamatan Sanggar mengatakan, selain dampak kekeringan, rusaknya puluhan hektar tanaman padi juga disebabkan serangan hama tikus.

“Rata-rata hampir merusak semua tanaman padi milik petani di 6 desa di wilayah Kecamatan Sanggar. Tapi kerusakan yang signifikan di 2 desa, masing-masing di Desa Boro dan di Desa Kore,” sebutnya.

Fadli mengaku, akan terus melakukan pendataan serta pengecekan secara langsung di lokasi pertanian milik warga, sehingga bisa dilaporkan ke Dinas Pertanian Kabupaten Bima.

“Kita berharap ada upaya yang dilakukan serta pemberian bantuan obat-obatan untuk pencegahan hama penyakit tanaman untuk para petani,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *