oleh

HUT ke-102 Damkar, Mendagri Minta Kepala Daerah Berikan Perhatian Khusus

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bima menggelar HUT ke-102, Senin kemarin. Pelaksanannya pun dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia, melalui Video Conference (vicon) masing-masing daerah. di Kota Bima, digelar di Aula Kantor Walikota Bima dan dipimpin oleh Sekda.

HUT ke-102 Damkar, Mendagri Minta Kepala Daerah Berikan Perhatian Khusus
Vicon HUT Damkar di Aula Kantor Walikota Bima. Foto: Ist

Kepala Dinas Damkar Kota Bima Didi Fakhdiansyah menjelaskan, dalam vicon tersebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan agar setiap kepala daerah memberikan perhatian khusus kepada Damkar, baik dari sisi organisasi, anggaran, dan peralatan. Bahkan petugas di lapangan harus beradaptasi dalam melakukan pemadam kebakaran dan penyelamatan masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

“Ada pandemi dan tidak, kebakaran tetap terjadi. Masalah-masalah yang memerlukan penyelamatan masyarakat juga tetap terjadi. Kita tetap harus bekerja untuk melaksanakan tugas pokok,” ujarnya.

Didi mengungkapkan, selama bekerja para petugas juga diinstruksikan harus melengkapi diri dengan peralatan Damkar serta alat protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Itu sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu harus mengevakuasi korban, yang sedang terjangkit Covid-19.

“Petugas diminta melakukan proteksi dini agar tidak tertular, untuk itu gunakan masker. Sehingga bisa bekerja maksimal tanpa terhambat dengan adanya protokol kesehatan,” imbuhnya.

Melalui tema “Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang Profesional, Mandiri, dan Melayani, dalam Mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru” kata mantan Kadis Perkim tersebut, Mendagri meminta jajaran Damkar yang memiliki jaringan yang luas, anggota terlatih, dan seluruh peralatan untuk membantu penanganan Pandemi Covid-19. Langkah-langkah yang bisa dilakukan dengan mensosialisasikan penggunaan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan kepada masyarakat.

Karena tugas damkar tidak hanya memadamkan kebakaran, juga terlibat dalam penanggulangan bencana, seperti gempa dan tanah longsor. Namun, terkadang perhatian dari pemerintah daerah (pemda) masih kurang terhadap sumbangsih dan militansi Damkar ini.

“Pada praktiknya, di berbagai daerah dengan risiko kerja yang ditanggung, saat ini melihat belum mendapatkan apresiasi yang memadai. Ketimpangan daerah dalam urusan pemadam kebakaran masih terasa. Ada pemda yang memberikan perhatian khusus sehingga tugas-tugas pemadam kebakaran menjadi maksimal,” jelasnya.

Mendagri sambung Didi, meminta kepala daerah memberikan tunjangan, serta sarana dan prasarana yang memadai bagi petugas. Pada perayaan HUT itu, Mendagri juga sempat menyapa beberapa daerah dan memberikan kesempatan untuk melaporkan perkembangan tentang Damkar dan Penyelamatan.

*Kahaba-04

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru