oleh

Rencana RDP Lagi, Rangga: Saya Bisa Menolak untuk Hadir

Kota Bima, Kahaba.- Kabarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan soal Perumda Bima Aneka dilaksanakan pekan ini. Keinginan RDP wakil rakyat tersebut untuk menggali lebih dalam soal kinerja perusahaan plat merah itu, termasuk rencana bisnis. (Baca. Tak Jelas Legal Standing, Jajaran Perumda Aneka Dicecar Pertanyaan Saat RDP)

Rencana RDP Lagi, Rangga: Saya Bisa Menolak untuk Hadir
Direktur Perumda Bima Aneka Kota Bima Julhadin. Foto: Facebook Rangga Babuju

Direktur Perumda Bima Aneka Kota Bima Julhadin yang dimintai tanggapan soal RDP lanjutan mengaku, kemungkinan dirinya tidak hadir. Karena dia akan memberikan keterangan pada RDP tersebut jika sudah mendapat persetujuan dari Walikota Bima. . (Baca. Kinerja Perumda Aneka Jauh dari Ekspektasi, Dewan: Jangan Asal-Asalan Kelola Anggaran)

“Jika ada izin dari Walikota Bima selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), saya akan menghadiri RDP nanti. Tapi jika tidak diizinkan, saya tidak akan hadir,” tegasnya, Selasa (21/9). (Baca. Gaji dan Tunjangan Direktur Perumda Aneka Rp 14 Juta, Apa Dasar Rujukan)

Rangga sapaan akrabnya menjelaskan, jika Walikota Bima nanti menyetujui dirinya hadir pada RDP lanjutan, maka berharap bukan hanya dirinya yang diundang, tapi unsur lain juga harus dihadirkan, agar semua bisa mengetahui tentang jalannya Perumda. (Baca. Gaji Direktur Fantastis dan Ditetapkan Tanpa Perwali, PDP Muhammadiyah Minta Perumda Aneka Diaudit)

“Yang diundang bisa dewan pengawas, maupun unsur yang lebih tahu tentang Perumda,” katanya. (Baca. Belum Ada Deviden Rasional, Walikota Didesak Evaluasi Kinerja Direktur Perumda Aneka)

Kemudian terkait adanya rencana dilaporkan ke polisi dan BPK, Rangga tidak bisa menghalanginya, karena itu hak warga negara. (Baca. Penyimpangan Uang Rakyat di Perumda, PDP Muhammadiyah Siapkan Laporan ke BPK dan Polisi)

“Itu terserah meraka yang mau melapor, yang penting saya tidak korupsi,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru