oleh

Eksekusi Blok 70, Nur Aisyah: Walikota Jadilah Pemimpin yang Baik

Kota Bima, Kahaba.- Setelah putra Ahyar Anwar menyampaikan protes saat eksekusi blok 70 Taman Tugu Pancasila oleh aparatur gabungan, Rabu (22/9). Beberapa saat kemudian muncul adik peremupuan Ahyar Anwar bernama Nur Aisyah dan melontarkan sejumlah pernyataan disertai doa. (Baca. Pemkot Bima “Eksekusi” Blok 70 Tugu Pancasila)

Eksekusi Blok 70, Nur Aisyah: Walikota Jadilah Pemimpin yang Baik
Nur Aisyah saat menyampaikan isi hatinya sewaktu eksekusi Blok 70 Taman Tugu Pancasila. Foto: Eric

Dengan menggunakan Bahasa Bima Nur menyampaikan keluh kesahnya. Sebab, dirinya mengaku tahu persis jika lahan itu warisan dari orang tuanya. (Baca. Klaim Lahan Warisan, Eksekusi Blok 70 Tugu Pancasila Diprotes)

“Bapak Walikota Bima jadilah pemipin yang baik. Bagaimana bisa diambil oleh kalian, sementara saya juga belum dapat bagian,” katanya dengan tangisan.

Sembari ditenangkan oleh sejumlah petugas Sat Pol PP, Nur juga mengutarakan kesedihannya yang begitu mendalam. Karena yang diketahuinya, tanah tersebut merupakan warisan ibunya Aminah berdasarkan bukti yang ada.

“Saya putri yang ke-6 sekaligus anak terkahir, jadi masih memiliki hak atas tanah ini,” ucapnya penuh haru.

Hampir 30 menit ibu yang berdomisili di Rabangodu Utara tersebut terus berdoa. Karena dirinya merasa dizolimi, dirinya beserta keluarga akan terus berdoa agar Pemerintah Kota Bima bersama sejumlah pihak lainnya yang merampas warisan mereka mendapat balasan dari Allah SWT.

“Ya Allah hamba sudah tidak kuat, jika bisa matikanlah hamba di atas tanah ini,” ujarnya.

Beberapa saat kemudian, anggota keluarga menjemput Nur Aisyah yang kondisinya sudah mulai lemah. Akhirnya diantar melalui kendaraan dinas Pemerintah Kota Bima menuju rumahnya di Rabangodu Utara.

*Kahaba-04

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru