oleh

3 Legislator Dapil I Reses di Sabali, Ini Aspirasi Warga

-Kabar Kota Bima-Dibaca 167 kali

Kota Bima, Kahaba.- Warga Lingkungan Sabali Kelurahan Kumbe menerima kedatangan 3 anggota DPRD Kota Bima masing-masing H Ridwan Mustakim, M Amin dan Edy Ikhwansyah, Jumat pagi (3/12), dalam rangka reses masa sidang pertama tahun 2021 guna menyerap aspirasi masyarakat di Dapil I Kecamatan Rasanae Timur dan Raba.

3 Legislator Dapil I Reses Di Sabali, Ini Aspirasi Warga - Kabar Harian Bima
3 wakil rakyat di dapil i saat reses di lingkungan sabali. Foto: bin

Anggota DPRD Kota Bima M Amin menjelaskan, reses ini merupakan agenda rutin wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan.



Kali ini, pihaknya kembali untuk melakukan hal yang sama. Guna bisa diperjuangkan pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

“Sampaikan aspirasi yang menyangkut kepentingan umum, agar terprogram pada OPD pemerintah,” saran wakil dari Partai Golkar tersebut.

Pada sesi penyampaian aspirasi, Kepala SDN 73 Sabali Sulami meminta pada wakil rakyat dibantu paving blok untuk halaman sekolah. Karena sekolah lain sudah dipaving semua. Sementara kondisi sekolahnya masih becek.

“Mohon bantuan pak dewan, ini air gunung, becek kasihan anak-anak. Ini juga untuk kelancaran pendidikan anak bangsa,” katanya.

Ketua RT 10 M Ali berharap dewan membantu wireless, terop dan kursi untuk kepentingan hajat masyarakat. Lalu Ketua RT 09 Agus Salim meminta berkaitan dengan drainase di bibir gunung. Karena selama 3 kali reses, sering diminta namun belum terealisasi

“Air gunung itu berimbas pada pemukiman di Kelurahan Rabadompu Timur. Selain itu kami juga berharap soal air bersih agar dilakukan bor dalam,” inginnya.

Menjawab aspirasi warga, Anggota DPRD Kota Bima Edy Ikhwansyah mengatakan, terkait permintaan terop, wireless dan kursi, menjadi tanggungjawab pribadi mereka. Meski nanti realisasi dilakukan secara bertahap.

Mengenai paving blok sekolah, diakui Edy hampir tiap sekolah menyampaikan aspirasi yang sama. Kendati demikian, akan upayakan terprogram di Dinas Dikbud pada tahun anggara berikutnya.

“Sejumlah program lain yang diutarakan warga juga akan menjadi atensi kami wakil rakyat di Dapil I untuk memperjuangkannya,” jelas Duta PPP itu.

Di tempat yang sama, anggota DPRD Kota Bima H Ridwan Mustakim menambahkan, kondisi negara sedang dilanda pandemi. Demikian pun berlaku di daerah, seperti di Kota Bima. Penganggaran masih difokuskan pada penanganan pandemi Covid-19. Dan alokasi untuk infrastruktur tidak banyak diakomodir dalam lembaran anggaran daerah.

“Meski demikian, kami tetap akan upayakan agar bisa masuk dalam program pemerintah. Untuk paving sekolah, saya jamin masuk di tahun anggaran 2023,” tambahnya.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru