JAT Galang Dana Untuk Suriah

Kota Bima, Kahaba.-  Tragedi kemanusian di Suriah, masih berlangsung. Kendati bulan Ramadhan, tensi perang dan konflik yang terjadi di negara timur-tengah itu, kian meninggi. Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, tetap melancarkan serangan pada sejumlah titik di kota negara mayoritas muslim tersebut. Korban pun berjatuhan, diperkirakan korban nyawa sudah ribuan orang.

Aksi JAT

Aksi penggalangan dana JAT untuk Suriah. Foto: Bin

Menggunakan berbagai fasilitas dan atribut, sejumlah anggota Jemaah Anshori Tauhid (JAT) Bima menggalang dana pada sejumlah loksi. Salahsatunya menggalang dana pada para pengguna jalan raya di perempatan eks kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, jalan Soekarno-Hatta Kota Bima, Kamis pekan lalu.

Juru bicara JAT wilayah Bali, Nusra dan NTT, Asikin, mengatakan, kegiatan penggalangan dana yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap sesama muslim, korban perang Suriah. Aksi penggalangan dana saat ini adalah hari ketiga, dan direncanakan berakhir Sabtu (28/7).

Sasaran penggalangan dana, terangnya, yakni para pengendara di jalan protokol Kota Bima. Diyakininya, para pengendara memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi terhadap sesama muslim. Kegiatan itu juga serentak dilaksanakan JAT di Kota dan Kabupaten Bima, serta Kabupaten Dompu. “Kita melaksanakan aksi penggalangan dana secara serentak dan setiap hari di jalan-jlan protokol,” ujar Asikin di lokasi penggalangan dana.

Hasil penggalangan dana tersebut,  katanya, akan segera dikirim dalam bentuk uang ke warga Suriah. Karena warga di sana yang lebih mengetahui kebutuhan apa yang paling medesak.

Menurut Asikin, kondisi terkini warga Suriah sangat memperihatinkan. Muslim Sunni yang dibantai oleh Pemerintah Bashar Al-Assad yang menganut Islam Syiah, sungguh kejam. “Di sana mereka (korban perang) susah dan kelaparan,” tandasnya.

Ditambahkannya, JAT memiliki tanggungjawab untuk membantu meringankan beban dan pemenuhan kebutuhan bagi korban kekejaman pemerintah Bashar Al-Assad. Karena diakhirat nanti, Allah SWT akan bertanya kepada kita, apa yang dilakukan saat saudara sesama muslim menderita. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *