Polisi Belum Tentukan Tersangka Kasus Lubis

Kabupaten Bima, Kahaba.- Guna mempercepat proses pemeriksaan kasus aktivis pro demokrasi Delian Lubis yang diduga pemicu lanjutan perang komunal antar Desa Cenggu Kecamatan Belo dan Desa Nisa Kecamatan Woha, Polisi masih terus melakukan pemeriksaan. Lubis sendiri, dalam waktu dekat ini akan segera dimintai keterangan, jika keadaannya sudah memungkinkan.

Kapolres Bima, AKBP Ekawana Prasta. Foto: Bob

Kapolres Bima, AKBP Ekawana Prasta. Foto: Bob

Kapolres Bima AKBP. Ekawana Prasta yang dikonfirmasi Kahaba menuturkan, hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan akibat penganiayaan Lubis. Tapi, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi-saksi. “Kami sudah ambil keterangan beberapa orang saksi. Hasilnya, kami masih butuh keterangan tambahan untuk segera ditingkatkan status pemeriksaan,” ujarnya, Senin (12/8/2013).

Ia mengaku, berdasarkan informasi yang dia terima, untuk penanganan yang lebih baik, korban sejak Minggu (11/8) lalu dirujuk ke Mataram. Dan kondisi Lubis sudah mulai membaik dan bisa berbicara. “Informasinya dia sudah bisa ngomong, keterangan Lubis itu sangat penting. Untuk itu, kita akan segera periksa,” tandas Eka.

Sementara itu, lanjut Eka, untuk memastikan tidak adanya bentrok perang susulan dari kedua Desa tersebut, pihaknya menyiagakan personil 2 SST (Satuan Setingkat Peleton) aparat Dalmas Polres, 1 SST Brimob dan 1 SST TNI dan anggota Dandim 1608 Bima, bersenjata lengkap. “Bahkan Letkol Inf. Tommi Feri turun langsung ke lokasi untuk menjaga terjadinya perang susulan,” tambahnya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Expect the recovery to go on for many months before you decide
    to actually get to see the finished product. Though we all
    say that we simply cannot judge others, merely by their looks, but a majority of folks function that.

    If you would like to discuss with a plastic surgeon of choice about rhinoplasty,
    link Memorial Plastic Surgery.

  2. Taraha

    Biasa di Bima semua kasus bisa di damai, di bayar polisinya, jaksanya, biar BAP tidak di teruskan ke atas. Jaksanya juga bisa di bayar. Makanya di Bima tiap tahun jumlah penjahat kampungnya bertambah 35 orang per tahun per dusun, kalau preman guru pns ga kelihatan karena bpkp dan kpk ompong di ntb, sekitar 150 kasus tilep penipuan dilakukan pns setiap dusun per tahun 150 sogok injak bawah jilat tahi atas lobi sana sini cari kerja cari rebut proyek. Kalau aparat desanya 100 kali per minggu semacam tidak mencatat uang adm, pad, terutama para sekdesnya paling korup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *