Momentum Sumpah Pemuda, KNPI Ingin Lebih Kreatif dan Inspiratif

Kota Bima, Kahaba.- Eksistensi pemuda di era kemerdekaan, harus diakui memiliki peran strategis bagi kemajuan bangsa. Pemuda dengan kekuatan dan persatuannya, menjadi pilar kebangkitan semangat bangsa untuk menjadi bangsa yang kuat dan mendiri. Selama 85 tahun, kemajuan bangsa tak bisa dinafikkan dari peran dan kontribusi pemuda.

Syafrudin Lakuy, SH. Ketua KNPI Kota Bima.

Syafrudin Lakuy, SH. Ketua KNPI Kota Bima.

Hari Sumpah Pemuda, menjadi titik-balik generasi bangsa yang matang dalam berpikir dan bertindak itu, untuk terus ‘mengepakan sayap’ dalam mengisi kemerdekaan ini.

Bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bima, Sumpah Pemuda ke-85 dimaknai sebagai momentum untuk mewujudkan pemuda yang santun, mandiri, inspiratif, kreatif dan berprestasi.  DPD KNPI Kota mengisi sejumlah kegiatan yang positif, seperti melaksanakan kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. Diantaranya,i kemah bakti pemuda se-NTB di wilayah pantai berlayar, Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota Kota Bima.

Ketua DPD KNPI Kota Bima, Syarifudin Lakuy, SH, mengatakan, peserta kemah bakti diikuti sekitar 350 orang. Dari unsure pelajar, mahasiswa, dan sejumlah organisasi kepemudaan (OKP). Menurutnya,  Sumpah Pemuda dimaknai sebagai sebuah perjalanan panjang menyatukan pemuda di seluruh Indonesia. Perjuangan itu sakral, karena sumpah sebagai tonggak awal kebangkitan Indonesia. “Kita harapkan pemuda  kembali dipersatukan. Mewujudkan karya-karya nyata dan menjadi bagian untuk memajukan bangsa,” ujar Syarifudin usai upacara Hari Sumpah Pemuda di kantor Pemkot Bima, Senin (28/10/2013).

Dikatakannya,  UU Nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan, mulai diberlakukan penuh di seluruh daerah. Gambaran UU nya antara lain, penguatan wawasan kebangsaan pemuda, pemberdayaan dan kemandirian. Kemudian mengatur lembaga kewirausahaan pemuda.  “Ini menjadi semangat baru untuk membangun pemuda di berbagai daerah,” tandasnya.

Diharapkannya, ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang kepemudaan di Kota Bima, secara spesifik dan detail dengan diberlakukannya UU kepemudaan tersebut. Adanya Perda kepemudaan, peran kebijakan di Kota Bima bisa lebih menyentuh Pemuda.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *