GP Ansor Dorong Bima Timur Dimekar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Melalui Komite Pembentukan Kabupaten Bima Timur (KPKBT), pemekaran Kabupaten Bima Timur kini terus diwacanakan. Langkah tersebut guna mendorong terwujudnya pemerataan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Ilustrasi

Ilustrasi

Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bima pun mendukung dan mendorong rencana pemekaran tersebut. Adiman Husain, S.PdI selaku Sekretaris GP Ansor Kabupaten Bima, mengaku rencana tersebut menjadi kepentingan umum atau kepentingan masyarakat di wilayah bagian Timur Kabupaten Bima. Tidak untuk kepentingan segelintir orang, individu maupun kelompok. “Delapan Komite Kecamatan yang dibentuk merupakan bentuk dukungan nyata masyarakat yang menginginkan perubahan,” ujarnya.

Menurut dia, perjuangan untuk mewujudkan pemekaran bukan perkara mudah. Butuh proses panjang yang harus di tempuh. Namun, masyarakat harus disadarkan bahwa segala sesuatu yang diperjuangkan butuh proses dan kesabaran.

Saat ini bersama sejumlah komponen yang tergabung dalam KPKBT sedang berproses dalam upaya mewujudkan cita-cita bersama tersebut. Untuk itu ingat Adiman, masyarakat tidak boleh pesimis karena setiap perjuangan pasti akan membuahkan hasil.

Terlebih perjuangan yang disertai ikhtiar sungguh-sungguh dan pengorbanan maka dipastikan akan mencapai hasil maksimal. “Kami sangat yakin, dengan kemauan, kerja keras dan kesabaran serta dukungan dari semua pihak Kabupaten Bima Timur akan segera terbentuk,” kata Mantan Ketua PMII Bima ini.

Ia pun menambahkan, setelah pemekaran Kabupaten Bima Timur akan banyak kemudahan yang didapat. Seperti pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan mudah, adanya pemerataan pembangunan, tersedianya lapangan pekerjaan, peningkatan ekonomi masyarakat, potensi daerah bisa maksimal dikembangkan dan akses publik bisa terjangkau oleh masyarakat pedesaan.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *