Ketua DPC PDIP Kota Bima Tutup Usia

Kota Bima, Kahaba.- Ketua DPC PDIP Kota Bima Drs. H. Ruslan tutup usia, Rabu (3/6) sekitar pukul 05.00 Wita. Anggota DPRD Kota Bima dua periode itu meninggal karena serangan jantung.

Ketua DPC PDIP Kota Bima H. Ruslan. Foto: Bin

Ketua DPC PDIP Kota Bima H. Ruslan. Foto: Bin

Kepergian pria berbadan subur itu meninggalkan duka mendalam bagi rekan rekan Politisi yang duduk di DPRD Kota Bima dan Partainya. Betapa tidak, sosoknya yang ramah dan apa adanya itu begitu cepat pulang ke pangkuan Illahi Rabbi, tanpa ada isyarat dan tanda. Karena sehari sebelumnya, H. Ruslan masih beraktifitas dan enerjik seperti biasanya.

Alfian Indrawirawan, Ketua Komisi III DPRD Kota Bima mengaku sangat merasa kehilangan atas kepergian H. Ruslan. “Beliau sosok supel dan memiliki pergaulan yang luas di masyarakat serta dermawan. H. Ruslan seorang politisi sejati,” ujarnya.

Kata dia, kepribadiannya yang akrab di masyarakat, mengantarkannya kembali menjadi wakil rakyat yang kedua kali. “Di DPRD, beliau pernah menjadi Ketua Badan Kehormatan. Itu menjadi tanda H. Ruslan memiliki integritas kepemimpinan yang sangat baik,” katanya.

Ditambahkannya, Daerah dan Dewan Kota Bima telah kehilangan putra terbaiknya. “Selamat jalan orang tua dan Sahabat kami,” ucapnya penuh haru.

Anggota Dewan lain, Anwar Arman, SE mengaku, di kantor banyak kisah menyenangkan yang diciptakan selama menjadi Wakil Rakyat. Sosoknya yang santun dalam berpolitik, tidak pernah marah, membuatnya merasa kehilangan. “Kami kehilangan orang yang kami anggap sebagai orang tua yang bijak dan peduli. Beliau orang yang terlalu baik di kantor,” tuturnya.

Sementara itu, M. Taufikurrahman, anggota DPRD Kota Bima yang juga sesama partai dengan H. Ruslan, juga merasakan hal yang sama. Kata dia, dirinya mendengar kabar meninggalnya H. Ruslan sekitar pukull 05.30 Wita. “Kabarnya beliau menghembuskan nafas terakhir setelah sholat subuh, karena serangan jantung,” katanya.

Menurut dia, Ketua Partainya itu merupakan sosok teladan, orang tua yang selalu demokratis dalam bersikap. “Dia mungkin salah satu politisi di Bima yang tidak pendendam,” ungkapnya.

Di kantor, sambungnya, H. Ruslan juga sosok yang menyenangkan dalam hal politik. Meski terdapat perbedaan pandangan dengan anggota dewan lain, namun H. Ruslan tidak egois dan tidak merasa paling benar.

“Doa kami selalu mengiringi kepergian rekan kerja, orang tua, dan Sahabat yang penuh dengan kharisma,” ucapnya.
*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *