Mobdis Dipakai Anak Pesta Narkoba, Dewan Minta Walikota Copot Kadis Koperindag

Kota Bima, Kahaba.- Penangkapan dua anak pejabat Dinas Koperindag Kota Bima dan tiga pemuda yang hendak pesta Miras dan Narkoba dengan menggunakan Mobil Dinas (Mobis) setempat, mencoreng nama Pemerintah. (Baca. Narkoba, Dua Anak Pejabat dan Tiga Pemuda Diringkus)

Anggota DPRD Kota Bima, M. Irfan S.Sos MSi. Foto: Bin

Anggota DPRD Kota Bima, M. Irfan S.Sos MSi. Foto: Bin

Dewan Kota Bima pun meminta agar Walikota Bima bersikap tegas pada insiden tersebut dan mencopot Kepala Dinas Koperindag Kota Bima yang telah dinilai lalai dalam merawat dan memanfaatkan aset daerah. (Baca. Mobdis Koperindag Dipakai Untuk Pesta Narkoba)

Menurut anggota Komisi I DPRD Kota Bima, M. Irfan S.Sos, MSi, penangkapan tersebut tidak saja mempermalukan Instansi terkait, tapi Pemerintahan Kota Bima. Nama baik Kepala Daerah pun tentu akan ikut terseret.

“Copot saja oknum pejabat yang seperti itu. Ulahnya hanya merugikan dan mempermalukan Instansi Pemerintahan yang ada di Kota Bima ini,” desaknya, Jum’at (24/).

Duta Partai PKB itu mengatakan, Mobdis itu haram hukumnya disalahgunakan oleh Pejabat Pemerintahan, jika bukan untuk urusan tugas kedinasan. Apalagi, diberikan keleluasaan kepada anak untuk tindak kriminal.

“Kalau sudah begini siapa yang harus bertanggungjawab. Tidak mungkin anak – anak itu yang menanggungnya. Mobil yang harus dipakai untuk bekerja justeru tersimpan di kantor Polisi dan menjadi barang bukti,” katanya.

Untuk itu, ia meminta kepada Walikota Bima untuk tidak berdiam diri. Kendati pejabat dimaksud juga bagian dari keluarga Kepala Daerah, semua harus ditindak tegas dan mendapatkan perlakukan yang sama. “Jangan karena Kadis Koperindag itu adik iparnya, Walikota Bima tidak bisa menindak,” sorotnya.

Menurut mantan Akademisi itu, tidak hanya Mobdis Koperindag yang sering disalahgunakan, banyak Mobdis di SKPD lain yang juga tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Salah satu contoh, banyak Mobdis yang digunakan di kediaman Walikota Bima.

“Untuk apa Walikota menggunakan Mobdis sebanyak itu, mubazir kalau digunakan tanpa tujuan yang jelas,” bebernya.

Soal penyalahgunaan Mobdis dengan nomor Polisi itu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan memanggil kepala Dinas tersebut. Guna meminta klarifikasi maksud Mobdis itu dipakai oleh anaknya.

*Bin/Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *