Pemkot Bima Kembangkan Aplikasi E-Government

Kota Bima, Kahaba.- Guna menjalankan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan memuaskan kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot Bima) bersama PT. Telkom Bima menggelar Focus Group Discussion I (FDGD I) perencanaan sistem IT di Aula kantor Walikota Bima.

Ketua Panitia Ihya Ghazali saat menyampaikan laporan. Foto: Bin

Ketua Panitia Ihya Ghazali saat menyampaikan laporan. Foto: Bin

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, Kepala PT. Telkom Bima, para Asisten, kepala SKPD dan Lurah se Kota Bima.

Ketua Panitia kegiatan Ihya Ghazali dalam laporannya mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan tersebut yakni menindaklanjuti surat Walikota Bima tentang pelaksanaan FGD penerapan E-Government pada Pemerintah Kota Bima. Hal ini dimaksudkan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, cerdas, dan akuntabel.

Selain itu, FGD dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pertemuan dan diskusi Walikota Bima dengan Direktur PT. Telkom Regional Bali dan Nusa Tenggara, maka Pemerintah Kota Bima mempertimbangkan kerjasama dengan PT. Telkom Indonesia sebagai pihak ketiga pelaksana program E-Government.

“Pertemuan ini menjadi pendahuluan, pihak PT. Telkom mempresentasikan mengenai penerapan system e-government melalui layanan yang disediakan oleh PT. Telkom dan mendiskusikannya dengan seluruh pemangku kepentingan Pemerintah Kota Bima,” ujarnya.

Kata pria yang juga Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima itu, kegiatan FGD akan dilaksanakan dua kali dan hari ini adalah FGD pertama. Sementara pihak yang diundang sebagai narasumber serta narasumber langsung dari PT. Telekomunikasi Wintel Bima sebanyak tiga orang.

“Melalui FGD ini, kami berharap ada kesamaan persepsi dan dokumen yang pasti mengenai perencanaan sistem IT di Pemerintah Kota Bima,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin dalam sambutannya mengatakan, pengembangan aplikasi e-government memerlukan pendanaan yang cukup besar sehingga diperlukan kesiapan dari sisi sumber daya manusia aparat pemerintahan.

“Apa yang kita laksanakan ini adalah salah satu komitmen kita untuk menyiapkan sistem perencanaan IT di Kota Bima guna menuju E-Government,” katanya.

Menurut dia, saat ini masih ada kecenderungan aparat Pemerintah untuk tidak melaksanakan kegiatan secara online, karena mereka lebih menyukai metode pelayanan tradisional yang berupa tatap langsung, surat-menyurat atau telepon.

Salah satu penyebab kegagalan E-Government disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu ketidaksiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana teknologi informasi, serta kurangnya perhatian dari pihak-pihak yang terlibat langsung.

“Ada berbagai tahapan menuju E-Government yakni di tingkat pertama Pemerintah mempublikasikan informasi melalui website, dan ini telah kita laksanakan. Tingkat kedua interaksi antara masyarakat dan kantor Pemerintahan melakui email. Tingkat ketiga masyarakat pengguna dapat melakukan transaksi dengan kantor Pemerintahan secara timbal balik. level terakhir adalah integrasi di seluruh kantor pemerintahan,” jelasnya.

bila dilihat dari sisi keuntungannya aplikasi E-Government yang mempunyai nilai tambah bagi pemerintah daerah. Keuntungannya antara lain dapat meningkatkan pendapatan daerah dan membuat pemerintah daerah lebih transparan.

“Keinginan dari Pemerintah Kota Bima adalah mengembangkan E-Government hingga level terakhir. perencanaan yang gagal sama dengan merencanakan kegagalan,” tegasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak, pada FGD kali ini agar bersama-sama memberikan saran dan kritik yang membangun dalam pengembangan perencanaan sistem IT di Kota Bima. Bila tidak, akan terus bermimpi akan mempunyai jaringan yang bagus seperti negeri Paman Sam atau Singapura.

“Pada akhirnya nanti apa yang kita laksanakan hari ini bermuara pada peningkatan pelayanan yang baik dan transparan,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang di pandu oleh Kepala PT. Telkom Bima Firman Aburusman.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *