Dua Pleton Banser Siap Amankan Natal di Bima

Kota Bima, Kahaba.- Sekitar dua Pleton Barisan Ansor Serbaguna (Banser) siap dikerahkan untuk mengamankan perayaan Hari Natal di Kota dan Kabupaten Bima. Pasukan pengaman GP Ansor Nahdlatul Ulama ini akan ditugaskan untuk membantu tugas aparat Kepolisian.

Ketua Cabang GP Ansor Kota Bima, M Rusdi Ibrahim saat didampingi personil Banser. Foto: Ady

Ketua Cabang GP Ansor Kota Bima, M Rusdi Ibrahim saat didampingi personil Banser. Foto: Ady

“InshaAllah dua pleton pasukan Banser akan kita tempatkan pada sejumlah titik, terutama di lokasi tempat perayaan ibadah umat Kristiani. Tentunya, kita tetap akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian,” tegas Ketua Cabang GP Ansor Kota Bima, M Rusdi Ibrahim kepada Kahaba.net, pagi tadi.

Rusdi mengatakan, rencana pengerahan personil Banser merupakan bentuk toleransi untuk menjaga dan memberikan rasa aman saat perayaan hari raya keagamaan di Bima. Hal itu dilakukan sebagai sikap kepedulian antar umat beragama dan sesama warga negara.

“Pengamanan oleh personil Banser, bukan saja dilakukan di daerah. Melainkan seluruh daerah di Indonesia. Selain itu, setiap tahun tetap dilaksanakan sebagai agenda rutin,” terangnya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Cabang GP Ansor Kabupaten Bima, Adiman Husain. Pihaknya siap berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menempatkan personil Banser pada sejumlah titik. Seperti di gereja-gereja dan jalan tempat perayaan Hari Natal.

“Banser sifatnya hanya membantu tugas pengamanan Kepolisian. Dimana titik pengamanannya nanti akan kita koordinasi lebih lanjut dengan aparat. Pengamanan akan mulai dilakukan, terutama pada malam perayaan Hari Natal,” jelasnya.

Pihaknya berharap, semua elemen masyarakat ikut menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Hati Natal. Tak lain, sebagai sikap saling menghormati dan menghargai perayaan hari besar keagamaan umat agama lain.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *