540 Pekerja Anak Dikembalikan ke Sekolah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima Ishaka saat kegiatan Pendampingan Pekerja Anak Program PPA – PKH Tahun 2016 menyampaikan, dari tahun 2010 – 2015 jumlah pekerja anak yang dikembalikan ke sekolah formal maupun non formal sebanyak 540 orang.

Ilustrasi

Ilustrasi

Jumlah itu, sebutnya melalui siaran Pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma, dari tahun 2010 sebanyak 60 pekerja anak, tahun 2011 sebanyak 60 pekerja anak, tahun 2012 sebanyak 150 pekerja anak, tahun 2013 sebanyak 90 pekerja anak, tahun 2014 sebanyak 90 pekerja anak, tahun 2015 sebanyak 90 pekerja anak dan pada tahun 2016 Kabupaten Bima mendapatkan jatah 105 pekerja anak.

“Anak – anak ini merupakan penerima manfaat program PPA – PKH yang berasal dari Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM),” ujarnya.

Untuk tahun 2016, kata dia, akan diberikan pendampingan sejak tanggal 20 Mei sampai dengan 9 Juni 2016 dengan rincaian SBB, Kecamatan Bolo sebanyak 21 orang, Kecamatan Madapangga sebanyak 14 orang, Kecamatan Soromandi sebanyak 14 orang, Kecamatan Donggo sebanyak 14 orang,  Kecamatan Parado sebanyak 7 orang,  Kecamatan Monta sebanyak 7 orang, Kecamatan Woha sebanyak  14 orang, Kecamatan Belo sebanyak 7 orang, Kecamatan Palibelo sebanyak 7 orang.

“Program ini telah memasuki tahap keenam, sejak dimulainya tahun 2010. Program ini telah berhasil mengurangi pekerjaan anak dari pekerjaan terburuk yang dialami oleh RTSM yang dapat menganggu keberlangsungan pendidikan,” jelasnya.

Sementara untuk total dana yang dikucurkan untuk pelaksanaan program PPA – PKH melalui dana Dipa Kementerian RI sebesar Rp 797.880.000,- diperuntukan membiayai berbagai item kegiatan. Kemudian  melalui dana APBD II tahun 2016 sebesar Rp 11.700.000,- yang diperuntukan membiayai berbagai item kegiatan.

Sambungnya, pekerja anak penerima manfaat ini tidak saja diberikan pendampingan, bekal, IPTEK, Motivasi oleh para pendamping akan tetapi diberikan fasilitas lain yaitu alat Tulis Sekolah dan seragam lengkap termasuk mendapatkan beasiswa selama 4 bulan.

“Pada bulan pertama ini diberikan sebesar Rp 250.000, Bulan kedua Rp 250.000, bulan ketiga Rp 250.000, bulan keempat Rp 250.000 sehingga total yang didapatkan 1 orang anak sebesar Rp 1 Juta,” sebutnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *