Tahun Ini, KTM Tambora Mulai Digenjot Lagi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima, Ishaka mengaku tahun ini pihaknya akan kembali fokus membenahi kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tambora.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, Ishaka. Foto: Ady

Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, Ishaka. Foto: Ady

Salah satunya kata dia, perbaikan infrakstruktur jalan. Selama tiga tahun terakhir perbaikan jalan terus dilakuan. Ia yakin, kalau jalan sudah bagus, secara otomatis KTM akan berfungsi.

“Saat ini saja, ada dua paket proyek peningkatan jalan dan sudah tahap pengerasan. Satu di kawasan KTM dan satu lagi jalan menuju Kawinda Na’e,” terangnya.

Selain itu, untuk tahun 2016 ini pihaknya  juga mulai menangani pengembangan usaha peternakan di KTM Tambora. Bahkan, tahun depan direncanakan akan dibangun mini rest untuk mendukung bidang peternakan.

Mini rest merupakan sebuah bangunan yang dilengkapi dengan rumah petugas, rumah sakit hewan dan fasilitas pendukung lainnya. Itulah yang akan dibangun Tahun 2017 nanti,” jelas Ishaka beberapa hari lalu di Kantor Pemerintah Kabupaten Bima.

Master plan mini rest tersebut lanjutnya, akan segera dibahas. Awal Juni diawali dengan rapat Pokja, mengundang salah satu direktur pengembangan usaha kawasan transmigrasi. SKPD terkait juga akana libatkan, khususnya rumpun hijau. Terutama Dinas Peternakan.

Terkait dengan perawatan bangunan diakuinya tetap kita lakukan. Anggaran yang digunakan merupakan sharing dari APBD. Selain itu, di KTM Tambora juga sudah ada petugas yang mengontrol.

“Sesuai Perbup kemarin, petugas tersebut sudah masuk di dalam struktur organisasi Dinas Tenaga Kerja. Setingkat Eselon IV. Tapi sementara ini hanya pelaksana tugas dulu,” kata dia.

Ishaka menyadari, pengembangan KTM yang diharapkan bersama belum terwujud karena sejumlah kendala. Apalagi dari 48 KTM di seluruh Indonesia ada 7 KTM yang masih dievaluasi kembali karena merupakan program nasional. Salah satunya KTM Tambora.

“Makanya tahun ini mulai fokus kembali, karena hasil evaluasi pusat. Kita mulai masuk pada pengembangan usaha,” ujarnya.

Sementara soal Peraturan Daerah (Perda) Ishaka membenarkan memang masih terkendala. Perda lama sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang. Sehingga Tahun 2017 akan mengajukan kembali drafnya sekaligus meninjau mater plan KTM Tambora sebelumnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *