Dewan Minta PT Sanggar Agro dan Pemda Intens Sosialisasi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Munculnya gelombang protes rakyat Desa Oi Katupa terhadap PT. Sanggar Agro, diakui Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bima Suryadin, karena tidak adanya sosialisasi yang masif dari PT Sanggar Agro dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Anggota DPRD Kabupaten Bima, Suryadin. Foto: Ady

Anggota DPRD Kabupaten Bima, Suryadin. Foto: Adyn

Minimnya sosialiasi, menyebabkan adanya pemahaman keliru dari sebagian rakyat desa setempat. Karena berdasarkan hasil investigasi tim, Suryadin yang juga masuk dalam tim tersebut, malah ditemukan kenyataan PT sanggar Agro itu milik Pemda.

”Jadi, saya minta pada PT. Sanggar Agro dan Pemda segera sosialisasi intens pada masyarakat. Karena yang masyarakat tahu, perusahaan tersebut milik Pemda diatas lahan desa,” ungkapnya.

Menurut dia, sosialisasi yang intens akan mengurai munculnya perbedaan pemahaman sebagian masyarakat setempat. Karena berdasarkan tinjau lokasi Desa Oi Katupa, juga ditemukan fakta lain yang tidak sesuai dengan tuntutan massa aksi.

Seperti masalah kuburan yang disuarakan telah dibongkar, fakta lapangan justeru tidak terjadi. Kemudian air, hanya sebagian kecil dimanfaatkan PT Sanggar Agro. Namun kenyataannya, air tetap mengalir, kendati tidak sampai ke jalan karena musim kemarau.

Kemudian, sambung duta Partai Golkar tersebut, juga harus dibedakan antara wilayah administrasi dan wilayah usaha. Karena bisa saja orang berusaha diwilayah adminitrasi manapun.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *