Wanita Makassar Tertipu Akun FB Palsu Perwira Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Penipuan lewat media maya melalui jejaring sosial Facebook kembali terjadi, dan kali ini korbannya adalah seorang wanita muda  asal Kota Makasar bernama Indrawati Basar. PNS perempuan ini harus kehilangan uang puluhan juta rupiah, setelah ada akun seseorang yang mencatut nama perwira di Polres Bima Kota menjalin hubungan pribadi dengannya.

ilustrasi

Untuk mendapatkan gambaran jelas atas aksi penipuan tersebut, korban langsung datang ke Kota Bima dan dengan ditemani oleh beberapa orang teman alumni Makassar asal Bima, menemui Wakapolres Bima Kota, Kompol Bunawi, SH. Sesuai petunjuk dari Wakapolres, korban diarahkan untuk menemui Kasat Lantas Bima Kota, guna dikonfrontir langsung berkaitan dengan hal yang dimaksud.

Saat jumpa pers diruang Wakapolres, usai pertemuan beberapa jam antara korban dengan Kasat Lantas yang dianggap sebagai pacar jauh tersebut, barulah diperoleh kejelasan mengenai  modus penipuan tersebut.

Dijelaskan korban, bahwa sosok Indra Putra yang menjadi kekasih hatinya di dunia maya hingga tertipu uang puluhan juta rupiah,  bukanlah Kasat Lantas Polres Bima Kota. Selama ini dirinya selalu percaya bahwa orang yang dia ajak berkomunikasi lewat Facebook itu merupakan Indra yang asli, hal ini didukung oleh foto-foto Indra asli yang dicatut sang penipu.

Indrawati menceritakan, kejadian yang menimpa dirinya berawal dari sebuah akun Facebook yang menjalin pertemanan dengannya. Seiring waktu, akun yang memiliki nama, foto, dan identitas  mirip salah seorang perwira polisi itu menjalin hubungan pribadi dengan dirinya dan mengajak menikah. Hanya saja, manisnya rayuan sang pujaan hati berbuntut penyesalan Indrawati ketika mengetahui bukan pelaminan yang ia dapatkan melainkan kerugian uang akibat ditipu.

PNS ini terjerat rayuan penipu yang mencatut nama Kasat Lantas Bima Kota, AKP Indra Putra, yang mengiming-imingi menikah dengan korban dan meminta dikirimkan uang Rp. 15 juta dengan dalih biaya pengurusan pindah tugas ke Makassar. “Karena mau pindah dan dijanjikan menikah, sayapun luluh dan mengirimkan uang sejumlah tersebut, “keluhnya dengan nada menyesal.

Sejumlah resi pengiriman uang di tiga bank juga diperlihatkan sebagai bukti penipuan, termasuk salah satunya dengan alamat penerima yang bukan wilayah Bima. “Dari tiga rekening koran bukti transfer uang, hanya satu nama yang sama dengan Indra Putra. Itupun alamatnya di Palembang, “ujarnya diruang Wakapolres.

Wakapolres Kota Bima, Kompol Bunawar, memastikan akan mengusut modus operandi yang terbilang banyak kesamaan dengan modus penipuaan lewat SMS berhadiah dan SMS permintaan transfer sejumlah uang. Mengenai pencatutan nama bawahannya, Bunawar mengungkapkan hal ini sangat merugikan kredibilitas instansi yang dia pimpin serta pribadi bawahannya.

Wakapolres menyarankan agar masalah ini cepat ditangani, korban bisa melaporkan secara resmi, bisa melalui Polres Bima Kota ataupun bisa di Makasar.

Kasat Lantas Bima Kota, saat dimintai tanggapan atas pencatutan namanya, mengaku kecewa dan merasa dicemarkan nama baiknya. Malah katanya, bukan sekali ini dirinya dikonfrontir langsung dengan kaum hawa yang tertipu akun Facebook yang mengaku sebagai dirinya. Untuk masalah yang sama ia juga pernah didatangi wanita dari daerah lain yang menjadi korban penipuan Indra Putra palsu. “Ini resiko bermain didunia maya, “ ujarnya.  [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. wina

    saya 2 minggu yg lalu baru z jg kena tipu yg meatas namakn m ali yusuf,mris skli hti sya stlah tau dia pnipu,foto yg dkirim lwt mms ny n bukti rek bkas q tranaper uang jg msh q smpan,yg bkin q mris dia nyebrkn ke fb q foto2 q yg drekayasa ,sperti bkan hti mnusia az,dh uang q lnyap 3,5 jt fto it lg dsebrkan,smoga plaku cpt trtangkat,n kl tdk trtngkap smog tuhan ngasih gnjran yg layak bwt dia,dunia akhirat q gk iklaskn ats smua yg dprbuatny pnipu q

  2. titin pramono

    Kmarin saya jg bertmn lwt fb dg org yg menggunakan akun Ali Ajja. tp saat saya tny nama aslinya dia mengaku bernama m.ali yusuf dan dia jg menggunakan fto2 m.ali yusuf..bahkan dia mengirimi saya fto pkai srgam dan jg minta saya mengirimkan fto saya ke dia…takutnya seperti mbak wina fto saya direkayasa kemudian disebarkan…

  3. devy dwi r

    Iya bener..aku juga pernah dirayu,untung aja aku pinter..tanya2 dulu sama temen2 yg polisi..ternyata dia penipu..dan ini masih banyak korban2 lain kasian..harus nya yg bersangkutan yg di cemarin namanya ambil tindakan dong..supaya ga banyak korban

  4. dira

    aq bru kenal dgn nmnya m ali yusuf, kenal lewat jejaring sosial fb, dy mulai minta2 pulsa dan uang tiket yg katanya agar bisa ketemu dengan aq..tp aq sdh mulai curiga tp aq cb mengikuti permainannya,di pikirnya aq orang bodoh dengan mudah mau mengikuti permintaannya..sini aq semakin yakin orang yang bernama moh.ali yusuf itu orang yg sama yg sedang mengintai ibu2 rmh tangga…semoga orang itu cepat di tangkap..

  5. sandy

    ini pengalaman pribadi yang mengguris hati dan dompetku,saya tertipu oleh seseorang melalui media sosial fb,perkenalan itu membawa kecewa yang mendalam,selain kerugian uang sekitar 60jt,yang paling menyakitkan,adalah pemeran utama ini begitu profesionalnya mempermainkan skenario seolah olah 2 orang.tapi tak apa tuhan tidak tidur,didunia orang yang bernama abet nego agus eko saputra boleh bebas berkeliaran mencari mangsa mangsa lain,tapi diakherat kelak aku pasti akan berjumpa denganmu duhai abet nego agus eko saputra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *