Hasil Opgab, Kendaraan Dinas Banyak Tidak Taat Aturan

Kota Bima, Kahaba.- Awal Tahun 2017 ini Tim Gabungan dari Sat Lantas dan Unit Pelayanan Tekhnis Badan Pajak Daerah (UPTBPD) NTB langsung memulai operasi lalu lintas. Senin (23/01) Pukul 09.00 Wita Operasi Gabungan (Opgab) dimulai di jalur Taman Ria Kota Bima.

Operasi Gabungan di Taman Ria Kota Bima. Foto: Deno

Dalam operasi kali ini, selain terjaring kendaraan umum, sejumlah kendaraan dinas atau plat merah lingkup Pemerintah kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima ternyata masih banyak tidak taat aturan.

Kepala UPTBPD NTB, Husni mengatakan, kendaraan yang ditindak langsung (tilang) kebanyakan dari roda dua. Jenis pelanggarannya, seperti tidak memiliki SIM, pajak kendaraan berakhir, tidak menggunakan helm hingga menggunakan knalpot racing.

Dari puluhan kendaraan yang ditilang tersebut kata dia, beberapa motor dinas ikut terjaring. Pelanggarannya klasik yakni tidak membayar pajak. Padahal, kendaraan dinas sudah memiliki anggaran sendiri lewat Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) pada instansi masing-masing.

“Seharusnya mereka dari kalangan pemerintah inilah yang memberikan teladan kepada masyarakat untuk taat membayar pajak. Padahal uangnya sudah ada tapi pajak tidak mau bayar,” kata Husni.

Pihaknya berharap pada pemegang kendaraan dinas agar lebih memiliki kesadaran membayar pajak kendaraan yang dipakainya. Selain itu dimintanya, agar semua kendaraan berplat luar daerah Bima untuk segera mendaftar di kantor UPTBPD sesegera mungkin sehingga bisa kendaraan bisa diproses mutasi.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *