Dies Natalies HMI ke-70, KAHMI: Biarlah Kita Dikritik Malam Ini

Kota Bima, Kahaba.- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima, Senin (6/2) malam memperingati hari lahir (Dies Natalies) organisasi ke-70. Kegiatan ini dilaksanakan di Convention Hall Paruga Na’e Kota Bima. Mengusung tema ‘HMI Menjaga Keutuhan Umat dan NKRI’.

Perayaan Dies Natalis HMI ke-70 yang juga dihadiri oleh Bupati Bima dan saat Plt. Sekda Kota Bima. Foto: Ghunk Hanuar (Facebook)

Hadir pada malam puncak Dies Natalies ini, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, Kapolres Bima Kota, Kapolres Bima Kota, Sekda Kota Bima, KNPI, Ketua KAHMI Kota dan Kabupaten Bima, Anggota DPRD, sejumlah OKP, para alumni, kader dan anggota.

Banyak pesan tersirat di malam bahagia para kader ‘hijau-hitam’ ini. Salah satu yang menarik yakni disampaikan Ketua KAHMI Kabupaten Bima, H Supratman. Alumni HMI yang menjabat Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima ini menyemangati para kader sekaligus menyentil peran mereka.

Dengan gaya khasnya yang ‘blak-blakan’ H Supratman mengatakan bahwa HMI selama ini merupakan organisasi tukang kritik. Semua aspek serba ingin dikritisi, mulai dari pemerintahan hingga kepolisian.

“Maka biarlah kita yang dikritisi malam ini. Oleh Bupati kita, Kapolres kita, Walikota kita, kita ikhlas,” kata H Supratman disambut gelak tawa undangan.

Menurut Mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bima, sikap kritis HMI sudah terbentuk sejak dulu dan tidak bisa dihilangkan sebagai bentuk kontrol mahasiswa. Hanya saja, Ia mengeritisi terkadang HMI sesekali melampaui aturan ketika diatur oleh pemerintah dan kepolisian. Terutama saat berhadapan ketika melaksanakan unjuk rasa.

“Jangan sampai kita yang suka kritik baru di landasan, sementara yang kita kritik sudah terbang jauh ke langit,” ujar dia.

Namun disisi lain, dirinya merasa bangga dan berbahagia dengan kiprah maupun peran HMI selama ini yang telah menjaga keutuhan umat dan NKRI. Di usia ke-70, tentu menurutnya kematangan berorganisasi HMI sudah teruji.

*Kahaba-03  

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *