Kepala Terminal Kumbe Kaget Ada Proyek “Siluman”

Kota Bima, Kahaba.- Tidak pernah terpikirkan sebelumnya, ternyata kehadiran proyek rehab terminal Kumbe membuat kaget Kepala Terminal setempat. Pasalnya, Kepala Terminal tidak diinformasikan ada proyek bongkar terminal di saat aktivitas padat bongkar muat angkutan. (Baca. Proyek “Siluman” Terminal Kumbe Telan Korban)

Kepala Terminal Kumbe, Dedy Rahman. Foto: Ompu

Kepala Terminal Kumbe, Dedy Rahman yang dikonfirmasi Kahaba.net mengaku kaget dengan kehadiran proyek tersebut. Ia tidak mendapatkan sekilas koordinasi atau informasi apapun.

“Saya kaget saja, ada proyek ini. Mestinya ada informasi  sebelum dikerjakan. Agar bisa dilakukan pencatatan pembebasan aset,” katanya di Terminal Kumbe, Jumat (12/5).

Menurut dia, pekerja telah membongkar atap terminal sebanyak dua kali pembongkaran. Mestinya tidak dilakukan saat aktifitas padat  bongkar muat penumpang di terminal. agar menghindari dampak yang tidak diinginkan. Manakala masih dikerjakan, bisa mengotori ruas terminal.

“Apalagi pekerja tidak membersihkan tumpukan sampah sisa pekerjaan,” ungkapnya.

Pekerjaan yang mendadak itu juga diakuinya telah menimpa dua pekerja. Namun, pekerjaan masih dilanjutkan tanpa ada koordinasi. Al hasil ia hanya bisa menyampaikan laporan lisan kepada atasan di Dinas Perhubungan Kota Bima.

“Saya berharap ada saling koordinasi, agar bisa dikondisikan jadwal bongkar dengan jadwal bongkar muat penumpang,” harapnya.

Pantauan media ini, papan proyek yang sebelumnya tidak terpasang, kini sudah terpasang. Nilai pekerjaan Rp 177.708.000. Sementara Kontraktor CV Berkah. Jenis pekerjaan rehabilitasi terminal kumbe. Papan itu terpasang setelah ada kritikan warga sekitar.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *