Pukul Istri Hingga Berdarah, Pria ini Diamankan Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Rasmin, Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Rasabou Kecamatan Bolo dilarikan ke PKM Bolo dengan wajah penuh darah karena dianiaya suaminya, Selasa (24/10).

Rasmin, korban KDRT saat dirawat di PKM Bolo. Foto: Yadien

Menurut Kapolsek Bolo AKP Syarifudin Jamal, awalnya korban marah – marah karena tidak ingin suaminya Abdul Hamid bermalam di Kore Kecamatan Sanggar. Suami yang terus dimaki kemudian merasa tersinggung, kemudian memukul Rasmin hingga jatuh dan terbentur di lantai rumah.

“Korban mengalami luka robek pada jidatnya. Darahnya bercucuran,” ujar Kapolsek yang kebetulan berada di PKM setempat.

Tidak lama Rasmin dirawat di PKM Bolo, suaminya kemudian mendatangi PKM Bolo bersama putrinya, untuk melihat keadaan istri. Karena polisi berada di PKM tersebut, Hamid pun diamankan ke Polsek Bolo.

Sementara itu, kepada media ini Hamid bercerita, dirinya tidak sadar memukul hingga istrinya berdarah seperti itu. Kata dia, awalnya sepulang dari Kore dia menggendong anak-anaknya dan datang ke rumah. Namun tiba di rumah, dirinya dimaki-maki dan dipukul istrinya. Ia pun saat itu melawan karena melindungi anak-anaknya.

“Melihat istri saya jatuh dan berdarah. Saya gendong keluar dan minta pertolongan warga untuk membantu bawa ke puskesmas,” ceritanya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *