Operasi Zebra, Puluhan Kendaraan Ditilang

Kota Bima, Kahaba.- Operasi Zebra digelar serentak seluruh Indonesia. Rencananya, akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan, mulai Rabu (1/11). Lokasinya, operasi yang digelar Sat Lantas, Polisi Militer, Brimob, Dishub dan Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kota Bima itu akan dilaksanakan depan kantor Polres Bima Kota.

Operasi Zebra oleh Polres Bima Kota. Foto: Deno

Pada operasi ini, sebagian petugas berada di jalan raya depan Mako Polres untuk mengarahkan para pengguna jalan dari arah barat dan arah timur, untuk masuk ke dalam kantor Polres dan diperiksa oleh petugas kelengkapan kendaraan.

Terlihat ratusan kendaraan roda dua dan beberapa roda empat diperiksa oleh petugas. Dari ratusan kendaraan yang diperiksa, hanya 83 kendaraan yang ditilang oleh para petugas.

“Roda dua yang ditilang sebanyak 79 unit, sedangkan roda empat hanya 4 unit saja,” ujar kasat lantas Polres Bima Kota IPTU Donny Wira Setiawan.

Lanjut Doni, pada operasi ini ada 8 poin yang perlu diperiksa. Masing – masing kelengkapan keamanan kendaraan seperti spion dan lain-lain, plat nomor harus dipasang lengkap, menggunakan helm muka belakang bagi yang berboncengan, sabuk pengaman bagi pengendara roda 4.

Poin selanjutnya, tidak menggunakan alat komunikasi saat mengendarai kendaraan, taat pada aturan lampu merah, tidak boleh menggunakan lampu protator bagi kendaraan pribadi, dan kelengkapan Surat kendaraan.

“Selain kami yang menilang, pihak UPPD juga ambil bagian dalam penilangan kendaraan yang tidak membayar pajak,” jelasnya.

Sementara itu Kasubag UPPD Kota Bima Ikhwan mengatakan, operasi ini merupakan kegiatan Sat Lantas, karena masih banyak data kendaraan yang masih belum banyak pajak. Untuk itu, pihaknya ikut dalam operasi tersebut.

Dari operasi tersebut, pihaknya menilang motor dinas Pemerintah Kabupaten Bima dengan Nopol  EA 6923 Y dan EA 6066 YA.

“Ada 32 STNK sepeda motor yang kami tilang karena belum bayar pajak. Sedangkan mobil ada 2 STNK yang kami tilang,” sebutnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *