Melalui Mapaba, PMII Bentengi Mahasiswa dari Paham Radikal

Kota Bima, Kahaba.- Lingkungan kampus berpotensi menjadi tempat persemaian paham radikalisme apabila pondasi keagamaan mahasiswa rapuh dan tidak diberikan penguatan. Karenanya, organisasi eksternal kampus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bima ikut andil membentengi mahasiswa dari paham berbahaya tersebut.

Peserta Mapaba PK Tarbiyah PMII Bima. Foto: Bin

Salah satu cara yang dilakukan, yakni penguatan mahasiswa melalui kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Kegiatan ini dilaksanakan Pengurus Komisariat Tarbiyah PMII Cabang Bima di Kampus STIT Sunan Giri Bima sejak, Kamis (7/12) lalu hingga Minggu (10/12) besok.

“Ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin PMII setiap kampus dan menjadi bagian dari proses kaderisasi,” jelas Hardi, Ketua Komisariat Tarbiyah.

Diakuinya, setiap calon anggota baru PMII akan dibekali pemahaman ke-Islaman dan ke-Indonesia sebelum menjadi kader. Seperti halnya pada Mapaba kali ini, calon anggota baru diberikan materi-materi ke-Islaman dengan kerangka berpikir Ahlu Sunnah Waljama’ah (Aswaja).

“Nilai-nilai Aswaja dan Islam Nusantara seperti yang dipraktekkan Nahdlatul Ulama itulah yang menjadi pokok materi mapaba. Sehingga diharapkan anggota nantinya tidak mudah dipengaruhi paham radikal atau paham-paham berbahaya lainnya,” kata dia.

Selain itu lanjutnya, kegiatan Mapaba juga bertujuan mengenalkan tentang organisasi, sejarah bangsa, mahasiswa dan tanggungjawab sosial, sejarah berdiri dan tujuan PMII.

Sementara itu, Ketua Panitia Mapaba, Fandi mengatakan, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari STIT Sunan Giri Bima, tetapi juga dari perwakilan kampus lain seperti STKIP Taman Siswa Bima dan IAI Muhammadiyah Bima.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *