Demo Hari Anti Korupsi, Mahasiswa Lempar Kantor Dinas Pertanian

Kota Bima, Kahaba.- BEM STISIP Mbojo – Bima turun ke jalan menggelar aksi peringati Hari Anti Korupsi, Senin (11/12). Puluhan massa mahasiswa tersebut mendesak agar aparat hukum segera menuntaskan kasus korupsi di Bima.

Mahasiswa STISIP Mbojo – Bima saat aksi didepan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bima. Foto: Bin

Aksi tersebut diwarnai saling serang antara mahasiswa dan pegawai setempat. Ricuh terjadi bermula saat mahasiswa menggelar orasi di depan kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bima. Tidak berselang lama, saling dorong antar mahasiswa dan pegawai setempat tak bisa dihindari.

Karena dikejar, mahasiswa kocar – kacir. Tapi dari jauh, mahasiswa melempar kantor setempat. Polisi pun hadir mengamankan suasana. Suara tembakan peringatan menghentikan aksi ricuh tersebut.

Korlap Aksi A Halik dalam orasinya menegaskan, korupsi semakin merajalela dan menggerogoti sendi sendi kehidupan. Ketika korupsi dibiarkan maka keberadaannya menghambat pembangunan daerah.

“Kami sebagai mahasiswa menilai korupsi itu penyakit berbahaya dan harus dihentikan. Agar tidak menjalar kemana-mana,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada penegak hukum di Bima untuk serius menuntaskan kasus korupsi di Bima. Kemudian menghukum dengan seberat- beratnya. Karena jika terus dibiarkan, maka rakyat akan terus sengsara.

Pada aksi itu mahasiswa mendesak agar Polisi dan Kejaksaan segera untuk mengusut tuntas kasus korupsi yang terjadi di Bima. Seperti kasus di Dinas Pertanian Kabupaten Bima, kasus pengadaan buku Muatan Lokal di Dinas Dikbud Kabupaten Bima, menangkap dalang kasus K2 di Kota Bima.

“Kami juga mendesak KPK juga agar melihat dan menangani kasus korupsi yang ada di Bima,” pintanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *