Bentrok Dengan Pegawai, 5 Mahasiswa STISIP Terluka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Aksi Hari Anti Korupsi yang digelar BESM STISIP Mbojo – Bima di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bima, Senin (11/12) berakhir bentrok dengan pegawai setempat. Akibatnya, 5 orang mahasiswa pun alami luka akibat terkena lemparan batu dan pukulan dengan meja dan kursi. (Baca. Demo Hari Anti Korupsi, Mahasiswa Lempar Kantor Dinas Pertanian)

Ketua BEM STISIP Ardiansyah dengan kondisi darah di almamaternya. Foto: Deno

Bentrok bermula karena mahasiswa kecewa terhadap kepala dinas setempat tidak mau menemui massa aksi. Karena tidak diladeni, mahasiswa merangsek masuk ke kantor. Lantaran tidak terima mahasiswa memaksakan diri masuk dan dianggap mengganggu aktivitas kantor, para pegawai menghadang.

Bentrok pun tak bisa dihindari. Beberapa kaca jendela dan pintu kantor terlihat pecah di lempar. Akibat aksi saling lempar, 5 mahasiswa terluka dan berdarah di bagian kepala.

Ketua BEM STISIP Ardiansyah mengaku, dari 5 mahasiswa tersebut, 1 mahasiswa yang mengalami luka serius di bagian kepala dan dilarikan ke rumah sakit.

“Ini tindakan represif dan kami melapor ke polisi. Mahasiswa dipukul dengan meja dan kursi,” katanya.

Pihaknya juga merasa kecewa atas ulah para pegawai yang bersikap arogan dan seperti preman. Menghadang mahasiswa sedang menggelar aksi demonstrasi.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *