Banjir Bandang Terjang Dompu, Ratusan Rumah Terdampak

Kabupaten Dompu, Kahaba.- Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Dompu sekitar 2 jam lamanya, Senin (5/3) sore kemarin menyebabkan banjir bandang menerjang dua kecamatan di Bumi Nggahi Rawi Pahu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun diperkirakan ratusan rumah terdampak banjir.

Suasana sehari setelah banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Dompu. Foto: Bin

Berdasarkan laporan BPBD Provinsi NTB, banjir bandang mulai menerjang Kabupaten Dompu sekitar Pukul 16.45 Wita. Kecamatan Dompu dan Kecamatan Woja merupakan merupakan wilayah terparah terdampak banjir. Ketinggian air melebihi tanggul sungai yang ada di pesisir bantaran Sungai Rabalaju.

“Banjir disebabkan besarnya curah hujan di bagian utara wilayah Kecamatan Dompu dan sekitarnya mulai Pukul 14.40 Wita hingga Pukul 16.20 Wita,” demikian laporan Kepala BPBD Provinsi NTB H Muhammad Rum dalam website resminya http://bpbd.ntbprov.go.id.

Pada Pukul 16.45 Wita luapan banjir mulai masuk ke permukiman warga melewati tanggul bantaran Sungai Rabalaju. Warga yang tinggal di dekat bantaran sungai Rabalaju begitu terkejut melihat masuknya air tiba-tiba. Warga pun langsung mengevakuasi barang rumah tangga yang bisa diselamatkan.

Anggota BPBD Kabupaten Dompu, Anggota Kodim 1614/Dompu, Polres Dompu, Subden III Den A Brimob Dompu, Sat Pol PP Dompu serta pemerintah terkait bersama warga mengevakuasi barang-barang rumah tangga warga beberapa saat kemudian.

Data sementara BPBD mencatat, wilayah yang terdampak banjir sebagai terdapat di dua kecamatan. Di Kecamatan Dompu wilayah terdampak yakni Dusun Kareke Desa Karake, Lingkungan Parapimpi Kelurahan Potu, Lingkungan Magenda Kelurahan Potu, Lingkungan Potu Kelurahan Potu, Lingkungan Sori Wono Kelurahan Potu, Lingkungan Kampo Rato Kelurahan Karijawa, Lingkungan Karijawa Kelurahan Karijawa.

Sedangkan di Kecamatan Woja wilayah terdampak yakni Lingkungan Dore Kelurahan Simpasai, Lingkungan Kandai Timur Kelurahan Kandai Dua, Lingkungan Kandai Dua Barat Kelurahan  Kandai Dua, Dusun Ratobaka Desa Wawonduru, dan Dusun Wawonduru Desa wawonduru.

Adapun jumlah rumah yang terdampak banjir di Desa Kareke sekitar 50 unit, Kelurahan Potu 500 unit, Kelurahan Karijawa Sekitar 20 unit, Kelurahan Simpasai sekitar 150 unit, Kelurahan Kandai Dua sekitar 300 unit dan di Desa Wawonduru sekitar 100 unit.

“Kerugian material untuk Kelurahan Potu dari Keterangan Lurah Potu Firmansyah ditaksir Rp.600 juta. Sementara kerugian material di wilayah lainnya belum dapat diperkirakan,” jelas Rum.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *