14 Napi Baksos di Langgar Kuno Melayu

Kota Bima, Kahaba.- Menunjukan bentuk pembinaan langsung untuk warga binaan, sebanyak 14 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Bima dilepas untuk mengikuti Bakti Sosial (Baksos) dengan membuat bak air wudhu di Langgar Kuno Melayu, Rabu (1/7).

Napi Rutan Bima saat baksos di Langgar Kuno Melayu. Foto: Deno

Kepala Rutan Bima H Abdul Halik mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia. 14 orang WBP yang terlibat dalam baksos ini sudah memenuhi syarat dan ketentuan.

“Mereka pun diberi nama tim Merah Putih. Tim ini sudah menguasai keahlian sebagai tukang batu dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kata Halik, keberadaan mereka di langgar tersebut untuk membangun bak penampung air, agar warga yang beribadah di langgar kuno tidak kesulitan mengambil air wudhu. Sebab, sepengetahuannya, di langgar tersebut tidak memiliki bak penampung air.

“Kami ingin tunjukan kepada masyarakat, inilah bentuk implementasi pembinaan napi,” katanya.

Ia mengaku, kegiatan ini merupakan instruksi Kemenkumham dalam rangka menyambut HUT RI ke-73. Kemudian sasaran baksos yakni bangunan milik pemerintah, milik masyarakat dan milik Kemenkunham.

“Material bangunan merupakan swadaya dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta dan BUMN. Semoga baksos ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” harapnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *