Setelah Otopsi, Sukarman Dibawa ke Rumah Duka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Seorang korban yang meninggal dunia Sukarman alias Karma (30) warga asli Desa Samili setelah dilakukan otopsi di RSUD Bima, Almarhum dibawa untuk disemayamkan di rumah duka, RT 07 tepatnya di depan SDN Inpres Samili I, Desa Samili, Kecamatan Woha, kabupaten Bima.

Sukarman (30), warga Desa Samili, korban yang meninggal dunia saat perang antar desa di Kecamatan Woha, Rabu (17/10/2012) siang. Foto: Helmin

Almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 23.30 WITA, dibawa menggunakan ambulans dan dikawal pihak aparat kepolisian dari RSUD Bima.

Almarhum meninggal dunia saat bentrokan antar Desa Samili bersama Desa Kalampa dengan Desa Dadibou yang berlangsung, Rabu, 17 Oktober 2012 siang di wilayah persawahan sekitar SMA Negeri 2 Woha.

Dari keterangan Tim Medis yang enggan dituangkan namanya, Almarhum Sukarman diduga tertembak dengan peluru tajam di bagian kepala. Kemungkinan peluru tersebut berasal dari senjata rakitan. “Sukarman meninggal dunia langsung di lokasi bentrokan,” ujarnya.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki. Rencananya, Almarhum akan dikebumikan, Kamis, 18 Oktober 2012 siang nanti, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Samili. [BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *