Nasib Honorer K2 Kota Bima Ditentukan Pada Bulan Juni

Kota Bima, Kahaba.- Pemkot Bima mengumumkan daftar nama 2.317 Tenaga Honorer Kategori II (K2) yang telah melewati persyaratan administratif. Dari jumlah ini, mereka akan melewati verifikasi publik untuk menjaring sejumlah nama yang selanjutnya akan mengikuti test Calon Pegawai Negeri Sipil yang direncanakan diselenggarakan pada bulan Juni mendatang.

Ilustrasi

Ilustrasi

Seperti yang dijelaskan oleh Kepala BKD Kota Bima melalui Sekretarisnya Drs. A. Wahid kepada wartawan  Senin (1/4/2013) kemarin, berdasarkan surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI tanggal 19 maret 2013 nomor K.26-30/V.50-3/93 perihal pengumuman tenaga honorer kategori II, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bima mengumumkan 2.317 tenaga honorer yang lolos menjadi tenaga honorer K2. Para tenaga honorer dikatakannya boleh merasa lega, namun diingatkannya, pada bulan Juni mendatang mereka harus mengikuti proses seleksi layaknya tes CPNSD.

Lebih lanjut dari data yang dikirim BKN, akan langsung diumumkan diseluruh kantor, badan, dinas dan sekolah dengan cara ditempel langsung sesuai dengan mekanisme yang disyaratkan kepada masing-masing daerah. Dikatakan Wahid, pengumuman ini  adalah dalam rangka uji publik terhadap tenaga honorer K2 yang lolos verifikasi administrasi. Selama sebulan kedepan, BKD Kota Bima akan meminta kembali melakukan konfirmasi kepada masing-masing SKPD yang menjadi tempat para tenaga honorer itu mengabdi untuk menerima keberatan atau sanggahan atas data yang diterbitkan sesuai dengan kondisi sebenarnya di tempat kerja.

Pengumuman tersebut juga menginformasikan, berkas perbaikan dari para tenaga honorer K2 tersebut nantinya akan dikirim kembali ke BKN agar kemudian ditetapkan sebagai peserta tes CPNSD. “Tentang bagaimana proses seleksinya, kami belum menerima informasi lebih lanjut. Namun yang pasti mereka akan menjalani seleksi yang ketat,” pungkasnya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *