Coreng Wibawa Pemerintah, Bupati Diminta Pecat Sekdes Ntoke

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ulah Sekretaris Desa (Sekdes) Ntoke Kecamatan Wera inisial AR (32) yang diduga terlibat kasus pencurian ternak warga dianggap mencoreng wibawa pemerintah. Tak sepatutnya aparat desa sebagai teladan, justru memberikan contoh buruk bagi masyarakat. (Baca. Sekdes Ntoke Bersama 3 Warga Dibekuk Karena Curi Kerbau)

Pelaku pencurian kerbau saat diamankan. Foto: Dok Polres Bima Kota

“Sangat memalukan dan mencoreng wibawa pemerintah. Bupati Bima harus tegas memecat Sekdes Ntoke kalau terbukti bersalah,” kata Anggota DPRD Kabupaten Bima Ahmad HM Saleh, Senin (2/4) pagi.

Menurut Politisi PDIP ini, aparat desa merupakan ujung tombak dan kepanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat desa. Maka sebagai bagian dari pemerintah, aparat desa harus menjaga wibawa pemerintah.

“Aparat harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan malah terlibat tindak pidana kejahatan. Itu memalukan sekali,” kata Anggota Komisi I ini.

Meskipun begitu kata dia, pertanggungjawaban Sekdes dihadapan hukum merupakan urusannya sendiri. Sebagai dasar untuk bersikap, Bupati Bima bisa menunggu putusan inkrah proses hukum AR untuk menghargai asas praduga tak bersalah.

“Kami menyarankan kepada pemerintah, agar kekosongan Sekdes harus segera diisi melalui perekrutan ulang. Jangan sampai administrasi desa terhambat,” saran Ahmad.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *