BNN Bima Sarankan Pemerintah Tes Urine Penerimaan Siswa Baru

Kota Bima, Kahaba.- Peredaran narkotika dan obat-obat terlarang di kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA saat ini cukup tinggi. Untuk meminimalisir hal tersebut, ada baiknya diberlakukan tes urine untuk penerimaan siswa baru.

Konferensi pers yang digelar BNN Kabupaten Bima. Foto: Eric

Kepala BNN Kabupaten Bima AKBP Ivanto Aritonang mengatakan, tes urine di dunia pendidikan sangat penting. Ia berharap semoga yang direncanakan ditanggapi positif oleh Bupati Bima dan Walikota Bima dan juga Bupati Dompu.

“Minimal ada peraturan kepala daerah yang memperkuat rencana ini,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di Kantor BNN Kabupaten Bima, Kamis (31/1).

Ivanto menuturkan, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018, semua komponen masyarakat diharapkan aktif memberikan laporan, terutama untuk korban penyalahguna kepada pihak terkait. Sehingga bisa direhabilitasi.

Berdasarkan di tahun 2018, BNN Kabupaten Bima sudah merehabilitasi 80 orang korban penyalahguna Narkoba, dari jumlah masyarakat yang sudah menerima penyuluhan P4GN sebanyak 25 ribu. Sementara untuk tahun 2019, jumlah korban penyalahgunaan yang akan direhab hanya 40 orang.

“Dari jumlah pasien rehab tersebut, tidak ada yang berstatus pelajar. Namun, untuk pasien dengan pendidikan terakhir SMP sebanyak 8 orang dan tamatan SMA sebanyak 58 orang,” bebernya.

Maka untuk menyelamatkan generasi bangsa, pihaknya menginginkan keikutsertaan pemerintah daerah dengan mewujudkan pelaksanaan tes urine bagi pelajar, khususnya tingkat SMP dan SMA sederajat. Ini juga dapat terlaksana dengan baik, apabila ada peran aktif Dinas Dikbud sebagai leading sektor pendidikan.

“BNNK siap membantu dari segi tenaga teknis dan prasarana,” tuturnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *