Sosialisasi Pengembangan Agribisnis Jagung di Kota Bima Digelar

Kota Bima, Kahaba.- Kegiatan sosialisasi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI), Dewan Jagung Nasional, PT Sarottama Dharma Kalpariksa dalam rangka membangun agribisnis jagung Indonesia di Kota Bima, digelar di Gedung PT Sarottama Dharma Kalpariksa Jalan Sultan Salahuddin Kota Bima, Rabu (12/6).

Direktur Utama PT PPI Agus Andiyani saat memaparkan tentang membangun agribisnis jagung. Foto: Bin

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Walikota Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia M Farid, juga Direktur Utama PT PPI Agus Andiyani, Direktur Perdagangan Dalam Negeri PT PPI Anton Mark Irianto, Sekretaris Jenderal Dewan Jagung Nasional. Matdeyul Sola, Direktur Utama PT Sarottama Dharma Kalpariksa Nunik Sri Martini, unsur BUMN dan BUMD, dan Gapoktan se-Pulau Sumbawa.

Mengawali kegiatan tersebut, Sri Martini dan juga ketua panitia mengalungkan selendang pada Staf Ahli Walikota, Direktur Perdagangan Dalam Negeri PT PPI dan Sekjen Dewan Jagung Nasional. Disampaikannya pula ucapan terima kasih atas dukungan hingga kegiatan ini dapat terlaksana.

Direktur Utama PT PPI Agus Andiyani mengaku, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan sharing pengetahuan kepada para petani jagung, bahwa diperlukan kecermatan dan ketelitian dalam menjual hasil jagung kepada pengepul. Jangan sampai terkecoh dengan standar kadar air di jagung agar petani tidak mengalami kerugian.

Dirinya juga meyakinkan bahwa mereka siap membantu petani jagung memasarkan hasil jagung yang selama ini dirasakan sulit. Para petani juga akan diberikan pembinaan mengenai cara pengolahan jagung yang baik, sehingga nanti akan berpengaruh pada harga tawar dari pembeli. “Tidak hanya itu, untuk kesejahteraan bersama PT PPI yang juga memproduksi pupuk dan pestisida dan akan membantu masyarakat dalam mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Staf ahli Walikota M Farid menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT PPI, Dewan Jagung Nasional dan PT Sarrotama Dharma Kalpariksa yang telah memilih Kota Bima, sebagai salah satu area sasaran pengembangan agribisnis jagung.

Ia berharap, sosialisasi ini bisa menjadi salah satu harapan para petani di Pulau Sumbawa terutama dalam pengawalan, pendampingan dan koordinasi, pemberian bantuan benih dan bantuan lainnya untuk mendukung peningkatan produktifitas jagung.

“Khusus pengembangan komoditi jagung, salah satu kendala yang dihadapi para petani jagung adalah pemasaran. Ini yang perlu kita cari solusi bersama, agar para petani kita tidak mengalami kerugian,” ujar Staf Ahli.

Diakhir sambutannya. Farid kembali berharap agar pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan para petani jagung. Pemerintah saat ini juga tetap berkomitmen dan berusaha keras melaksanakan berbagai program demi peningkatan kesejahteraan petani.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *