PLN Segel Listrik Kantor Camat Mpunda

Kota Bima, Kahaba.- Karena nunggak bayar tagihan listrik, PLN pun mengambil kebijakan untuk menyegel aliran listrik di Kantor Camat Mpunda, Rabu pagi (11/9).

Meteran Listrik. Foto: Eric

Praktis karena tidak ada listrik di kantor tersebut, aktivitas tidak bisa berjalan dengan lancar. Pegawai kantor tersebut pun tidak bisa memberikan pelayanan dengan maksimal.

Sekretaris Camat Mpuda Kota Bima M Rifaid membenarkan penyegelan itu. Listrik disegel karena tak bayar tagihan pada bulan Agustus dan September.

“Nunggak 2 bulan, sesuai tagihan PLN, jumlah tunggakan senilai Rp 1.649.333,” sebutnya.

Akibat penyegelan ini sambung dia, listrik diputus sementara waktu dan listrik akan disambung kembali apabila tunggakan dilunasi. Apabila dalam jangka waktu 60 hari tidak dilunasi, maka instalasi listrik akan dibongkar.

Sekcam mengungkapkan, terjadi selisih paham antara camat dan bendahara tentang penatausahaan keuangan sehingga kas kantor kosong.

“Tapi kita akan berkoordinasi dengan bendahara untuk mengusahakan pembayaran tunggakan tersebut,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Mone

    Au wali kota ke…. Kapan mulai bekerja dgn maksimal klo selalu ada kendala… Kasihan walikota Bima akhir harus menanggung semua akibat ini… Sekarang patut di tny kinerja walikota sebagai pimpinan daerah atau ASN perorangan yg harus bertanggung jawab….mutasi ulang lagi aja semua ASN kota ini semoga ada jalan terbaik… Pilih sesuai ilmu bukan kedekatan atau permusuhan… Klo mau benar2 berjalan ini perintahan

  2. bima

    tolong Inspektorat periksa…ada apa dibalik penyegelan ini… kemana uang belanja untuk pembayaran listrik….kalau kas kosong panjang urusannya….karena uang belanja listrik adalah rutin setiap bulannya…kalau pengelolaan anggaran seperti ini…artinya harus menunggu pencairan dulu baru membayar tagihan listrik karena anggaran tidak tersedia..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *