Polisi Minta Dokumen Pembangunan Fasilitas Pantai Lawata, Dispar Akan Kooperatif 

Kota Bima, Kahaba.- Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bima Yuliana memastikan akan membantu kerja polisi dan kooperatif, termasuk menyerahkan sejumlah dokumen terkait pembangunan fasilitas di Pantai Lawata. (Baca. Diduga Bermasalah, Polisi Turun Cek Fasilitas di Pantai Lawata)

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima Yuliana. Foto: Bin

Saat media ini mengklarifikasi tentang polisi yang turun cek fasilitas di pantai tersebut, Yuliana mengaku dirinya belum dikabarkan oleh stafnya soal surat yang dilayangkan polisi. Karena 2 hari terakhir sedang berada di luar daerah.

“Suratnya mungkin sudah diterima staf saya, hari Senin saya cek,” katanya, Jumat (13/3).

Soal dokumen yang diminta polisi, ia mengakui bahwa dokumen itu masih diperiksa oleh BPK. Nanti setelah pemeriksaan, akan tetap diberikan ke polisi.

“Kita akan kooperatif, dokumen yang diminta tetap akan kita serahkan,” ujarnya.

Menjawab soal kolam yang tidak berfungsi, Yuliana menjelaskan pemahaman saat kolam itu dibangun yakni air dari Kadole bisa dialirkan ke Lawata. Tapi karena kendala listrik dari PLN, sehingga terhambat.

“Alternatifnya, kita bor dalam di PLUT, pada waktu yang tidak lama akan segera dialiri, dan kolam itu mulai berfungsi,” jelasnya.

Ia menambahkan, mengenai air di kolam tidak dikuras sekarang, dikhawatirkan akan retak karena terkena matahari. Jadi air saat ini dibiarkan terlebih dahulu, agar tidak merusak keramik yang ada di dalam kolam.

“Kita juga sudah disiapkan sejumlah alat untuk membersihkan kolam, jika nanti sudah dialiri air,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *